Monday, 18 June 2012

Apa itu Pasar Modal ?


Pada dasarnya, pasar modal (capital market) merupakan pasar untuk berbagai instrumen keuangan jangka panjang yang bisa diperjualbelikan, baik dalam bentuk utang ataupun modal sendiri. Instrumen-instrumen keuangan yang diperjualbelikan di pasar modal seperti saham, obligasi, waran, right, obligasi konvertibel, dan berbagai produk turunan (derivatif) seperti opsi (put atau call).
Di dalam Undang-Undang Pasar Modal No. 8 Tahun 1995, pengertian pasar modal dijelaskan lebih spesifik sebagai kegiatan yang bersangkutan dengan Penawaran Umum dan Perdagangan Efek, perusahaan publik yang berkaitan dengan Efek yang diterbitkannya, serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan Efek.

Pasar modal memberikan peran besar bagi perekonomian suatu negara karena pasar modal memberikan dua fungsi sekaligus, fungsi ekonomi dan fungsi keuangan. Pasar modal dikatakan memiliki fungsi ekonomi karena pasar modal menyediakan fasilitas atau wahana yang mempertemukan dua kepentingan yaitu pihak yang memiliki kelebihan dana (investor) dan pihak yang memerlukan dana (issuer).
Dengan adanya pasar modal maka perusahaan publik dapat memperoleh dana segar masyarakat melalui penjualan Efek saham melalui prosedur IPO atau efek utang (obligasi).
Pasar modal dikatakan memiliki fungsi keuangan, karena pasar modal memberikan kemungkinan dan kesempatan memperoleh imbalan (return) bagi pemilik dana, sesuai dengan karakteristik investasi yang dipilih. Jadi diharapkan dengan adanya pasar modal aktivitas perekonomian menjadi meningkat karena pasar modal merupakan alternatif pendanaan bagi perusahaan-perusahaan untuk dapat meningkatkan pendapatan perusahaan dan pada akhirnya memberikan kemakmuran bagi masyarakat yang lebih luas.
Secara umum, manfaat dari keberadaan pasar modal adalah:

• Menyediakan sumber pembiayaan (jangka panjang) bagi dunia usaha sekaligus memungkinkan alokasi dana secara optimal.
• Memberikan wahana investasi yang beragam bagi investor sehingga memungkinkan untuk melakukan diversifikasi. Alternatif investasi memberikan potensi keuntungan dengan tingkat risiko yang dapat diperhitungkan.
• Menyediakan leading indicator bagi perkembangan perekonomian suatu negara.
• Penyebaran kepemilikan perusahaan sampai lapisan masyarakat menengah.
• Penyebaran kepemilikan, keterbukaan dan profesionalisme menciptakan iklim berusaha yang sehat serta mendorong pemanfaatan manajemen profesional.

sumber : http://www.sinarharapan.co.id/ekonomi/eureka/2002/05/3/eur01.html

Kepengurusan

Kepengurusan Unssaf periode 2012 ini adalah angkatan kepengurusan unssaf yang pertama, yang diketuai oleh M Junaedi Juanda darri prodi Manajemen, Unssaf ii sendiri resmi berdiri pada 13 desember 2011, yang dimana kita masih satu keluarga dengan HIMA ( Himpunan Mahasiswa ) Manajemen. Bang Jun sapa'an akrab kami anak anak unssaf untuk panggilan bang ketua, Bang jun membawahi PH + 5 departement yang dimana terdiri dari :

Pengurus Harian
Risearch Department
Educatiaon Department
HRD Department
Networking Department
Infocom Department

dimana setiap departement memiliki progja masing masing yang akan dijalankan dalam waktu satu tahun kepengurusan.

Sunday, 17 June 2012

Sejarah Unssaf


Unnes Stock Exchange Study Forum, atau yang lebih dikenal dengan Unssaf adalah Badan Semi Otonom (BSO) yang fokus memberikan edukasi tentang pasar modal. Unssaf lahir pada tanggal 13 Desember 2011. Peresmian pendiriannya berupa sertifikat pendirian yang ditandatangani langsung oleh Drs. Bambang Prishardoyo, M.Si, selaku Pembantu Dekan Bidang Kemahasiswaan FE Unnes saat Seminar Nasional Pasar Modal dan disaksikan oleh 250 peserta.

Pembentukan organisasi ini bermula saat panitia training pasar modal Hima Manajemen 2011 mengalami kesulitan mengonsep acara. Ini acara training. Namun, SDM yang dijadikan sebagai trainer yang bertugas sebagai pendamping peserta masih sedikit orangnya. Sehingga, kebijakan Hima pada saat itu mengubah training menjadi seminar.

Namun, perubahan dari training ke seminar tidak serta merta tinggal mengubahnya. Ada sebuah tugas besar yang arus diemban. Sebuah tugas untuk mencari solusi bagaimana cara menambah jumlah kuantitas sumber daya manusia yang tahu akan pasar modal. Mencari solusi inilah tugas berat yang harus diemban saat merubah acara dari training ke seminar.

Moh. Khoerudin, S.E., M.Si memiliki peran yang besar sebagai pemberi solusi atas masalah itu. Saran beliau pada saat itu adalah membuat sebuat komunitas atau kelompok studi pasar modal seperti di universitas-universitas lain. Berawal dari ide inilah, kemudian ditindak lanjuti dengan
membentuk tim renstra oleh Royan Aziz (Ketua Hima Manajemen 2011) sebagai bentuk keseriusan memecahkan solusi sekaligus membangun organisasi baru.

Tim Renstra langsung dibawah koordinasi ketua Hima dengan arahan langsung dari Moh. Khoirudin. Mengonsep organisasi secara keseluruhan, mulai dari AD/ART, rencana strategis kedepan, program program, dan manajemennya merupakan tugas berat yang harus diemban oleh tim renstra. Bukan hanya itu, Tim renstra juga harus bisa meloloskan perizinan pendirian organisasi baru di tingkat birokrasi dengan waktu yang cukup singkat. Kurang dari dari satu bulan.

Awal mula Unssaf dirumuskan berkedudukan di bawah Jurusan Manajemen, satu level dibawah Hima Manajemen. Melihat perkembangan Unssaf dan kebutuhan mahasiswa akan edukasi dibidang Pasar Modal, melalui Kongres Keluarga Mahasiswa(KKM) FE Unnes pada tanggal 20 Januari 2015, Unssaf resmi diangkat menjadi Badan Semi Otonom (BSO) berkedudukan di bawah Fakultas Ekonomi. Meski sekarang berkedudukan dibawah Fakultas Ekonomi, namun, antara Unssaf dan Jurusan Manajemen diharapkan tetap terjalin sinergitas yang baik diantara keduanya.

Meskipun Unssaf dibentuk dengan berlatar belakang untuk meningkatkan SDM yang kompeten dibidang pasar modal, namun banyak hal yang menjadi pertimbangan mengapa organisasi ini harus ada. Perkembangan dunia pasar modal sangatlah pesat. Mahasiswa sebagai seorang akademik, pengetahuan detail dan up to date tentang kondisi pasar modal haruslah tahu. Namun, kenyataannya banyak mahasiswa yang belum tahu tentang pasar modal. Bahkan, ada yang mengira pasar modal kegiatannya seperti bazar/expo. Kondisi inilah yang juga masuk menjadi salah satu pertimbangan ketika Pemangku kebijakan tertinggi Hima Manajemen memutuskan untuk mendirikan kelompok studi pasar modal ini.
Selain itu, dengan adanya kepak sayap Unssaf, diharapkan bisa menjadi pusat studi pasar modal bagi mahasiswa yang ingin menggeluti dunia pasar modal. Organisasi ini menjadi tempat pengkajian dan pembelajaran semua hal yang berkaitan dengan pasar modal. Sehingga, nantinya organisasi ini akan melahirkan lulusan yang benar-benar cakap dan pandai di bidang pasar modal.

Monday, 11 June 2012

OLIMPIADE



Ikutilah serangkaian kegiatan UNSSAF : *Traning : Kita belajar seputar pasar modal, cara jual beli, tips and trik trading. (tgl 7 Mei 2012) *Kompetisi : trading selama 20 hari. (tgl 9-30 Mei 2012) *Talkshow : Pemaparan kepasarmodalan dan presentasi. (9 Juni 2012) Kontribusi : * -. Rp 35rb (individu) -. Rp 60rb (team/2org) Pendaftaran di C3 Fakultas Ekonomi UNNES Note : *kontribusi diatas untuk 3 rangkaian acara tersebut.