Friday, 25 July 2014

Section Magz#7

SECTION MAGZ#7
Juli 2014
Silahkan unduh gratis sekarang



SECTION MAGZ#6
April 2014
Silahkan unduh gratis sekarang



 SECTION MAGZ #5
November2013
Silahkan unduh gratis sekarang



SECTION MAGZ #4
Oktober2013
Silahkan unduh gratis sekarang



SECTION MAGZ #3 "Edisi Ramadhan"
Silahkan unduh gratis sekarang




SECTION MAGZ #2
Silahkan unduh gratis sekarang



SECTION MAGZ FIRST EDITION
Silahkan unduh gratis sekarang




Sunday, 20 July 2014

Kisah Sukses Chris Gardner Yang Menginspirasi Dunia

Don’t ever let somebody tell you, you can’t do something.”
Kata-kata diatas, merupakan prinsip yang mengantar kisah sukses Chris Gardner, gelandangan yang menjadi milyader. Sebelumnya saya ingin memberikan statement: sukses itu bukan karena takdir loh…
Jadi, mulai sekarang jangan pernah ragu dalam mewujudkan sesuatu. Mengapa?
Tahukah anda kisah sukses Chris Gardner yang dulunya gelandangan, dimulai dari NOL? Bahkan dari keadaan yang memprihatinkan. Well, beginilah kisah sukses Chris Gardner dimulai…
Christopher Gardner lahir di Milwakuee, Winconsin pada 9 Februari 1954. Sebagai anak laki-laki dalam keluarganya, ia hanya diasuh oleh ibunya yang bekerja sebagai guru yang juga memiliki beberapa pekerjaan sambilan – namun tetap tak cukup untuk memenuhi kebutuhan.
Kisah sukses Chris Gardner banyak diawali hal berat. Berpindah-pindah rumah, tinggal di panti asuhan, hingga masuk sekolah militer untuk menjadi tenaga medis dan mimpi keliling dunia yang sirna. Namun dari situ, Chris kenal dengan seorang ahli bedah jantung yang kemudian mempekerjakannya sebagai asisten penelitian klinis di University of California Medical Centre di San Francisco. Chris menikmati pekerjaan, tetapi ia hanya memiliki penghasilan $7.400 per tahun dan ia ingin lebih.
Demi melunasi berbagai pinjaman, Chris pun sampai menjadi penjual alat medis, dengan penghasilan $16.000 per tahun. Hingga suatu hari, ia jatuh hati pada mobil Ferrari – dan dari situ hidupnya berubah. Chris bertanya kepada sang pemilik Ferrari dua hal: “apa yang anda lakukan?” dan “bagaimana anda melakukan itu?”
Si pengemudi Ferrari adalah seorang pialang saham dengan penghasilan lebih dari $80.000 sebulan. Dan saat itu, Chris pun memutuskan bahwa menjadi pialang saham adalah masa depannya. Tanpa memiliki background, pengalaman, dan koneksi, ia mengejar mimpinya.
Sambil terus berusaha menjual peralatan medisnya, sempat tidur di stasiun kereta, hingga tetap menjaga sang anak yang ia cintai. Ia pun memberi nasihat kepada sang anak: “You got a dream, you gotta protect it… if you want something, go get it. Period.”
Dan sampai di tahun 1987, akhirnya Gardner Rich & Co, berdiri sebagai perusahaan pialang yang bergerak pada bidang pelakasanaan utang, ekuitas, dan transaksi produk-proudk derivatif. Dengan modal awal sebesar $10.000 dan beberapa perabot rumah seadanya, Chris dilaporkan memiliki 75% dari perusahaan pialang saham dengan sisanya dimiliki hedge fund.
Kisah sukses Chris Gardner berlanjut, dengan menjual sahamnya di tahun 2006, ia menjadi CEO dan pendiri dari Christopher Gardner International Holdings, dengan kantor di New York, Chicago, dan San Francisco. Ia pun melakukan kunjungan ke Afrika Selatan dan bertemu Nelson Mandela, untuk membicarakan kemungkinan investasi di Afrika dan menciptakan ratusan pekerjaan bagi jutaan orang.

“there is no plan B for passion.”


Will Smith berperan sebagai Chris Gardner
Pengalaman setiap orang sangat beragam. Apalagi pengalaman suka duka trader, kita pasti menyadari perjuangan yang akan dihadapi. Memang Chris Gardner bukan seorang trader handal seperti Warren Buffet, tapi keterkaitan pada dunia investasi seperti menyatukan kisah sukses Chris Gardner. Kisah sukses Chris Gardner dibuatkan dalam buku dan difilmkan dengan judul The Persuit of Happiness.
Chris sadar bahwa jika kita bisa mengalahkan yang terbesar, tentu hal kecil bisa kita atasi dengan mudah. Prinsip ini bisa memotivasi trader, kalau setiap usaha dan perjuangan tentu nantinya membuahkan hasil, walau anda tidak berpendidikan tinggi dan memulai dari NOL seperti Chris Gardner.

“we were homeless, we were not hopeless. There’s a world of difference.”

Tapi kepercayaan, jiwa kewirausahawan, dan dedikasi seorang ayah ini telah melontarkan ia dari kesuksesan yang ia temukan di Wall Street. Karena kita tahu bahwa impian dan kesuksesan diawali dari kerja keras dan kegagalan.
Banyak orang diluar sana yang mengatakan bahwa anda tidak bisa. Jangan pusingkan itu. Berbaliklah pada mereka dan katakan: Tunggu saja!
“It can be done, but you have to make it happen.” -Chris Gardner
Kisah sukses Chris Gardner menjadi inspirasi dunia, siapa tokoh yang menginspirasi sukses trading anda?

Wednesday, 16 July 2014

Investasi Reksa Dana



Reksa Dana adalah wadah yang digunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio efek oleh manajer investasi.

APA SAJA MANFAAT ATAU KEUNTUNGAN RAKSA DANA BAGI PEMODAL?
  • Investor dapat melakukan diversifikasi investasi untuk memperkecil risiko walaupun tidak memiliki dana yang besar.
  • Investasi dalam efek akan dilaksanakan oleh Manajer Investasi yang profesional sebagai wakil investor.
  • Pemantauan kinerja investasi dikerjakan oleh Manajer Investasi mewakili investor Reksa Dana sehingga menghemat waktu dan tenaga investor.


APA SAJA RISIKO BERINVESTASI DALAM REKSA DANA?
  • Risiko berkurangnya nilai unit penyertaan.
  • Risiko tidak tersedianya uang tunai dalam jumlah yang cukup bila sebagian besar pemegang unit penyertaan melakukan pencairan (redemption) pada saat yang bersamaan.
  • Risiko turunnya nilai efek secara keseluruhan karena kondisi negatif pasar modal dan/atau perekonomian secara umum. 



SEKIAN MATERI TENTANG PRODUK INVESTASI DI PASAR MODAL YANG SUDAH KITA ULAS DARI KEMARIN.

SELAMAT LIBURAN DAN TETAP MENAMBAH ILMU GUYS

ADMIN


Tuesday, 15 July 2014

Investasi Derivatif


Selain instrumen investasi saham dan obligasi, Bursa Efek juga menyediakan alternatif investasi berupa produk derivatif atau produk turunan saham dan/atau obligasi. Bursa Efek Indonesia menyediakan produk derivatif berupa : Kontrak Opsi Saham (Stock Option) dan Kontrak Berjangka Indeks LQ45 (LQ45 Index Futures).

Investasi pada produk derivatif biasanya dilakukan sebagai sarana lindung nilai bagi investasi pada produk efek yang lain. Investor menyetor dana berupa marjin awal (initial margin) atau sebagai setoran awal atas transaksi yang dilakukan.

Investasi pada produk derivatif dibatasi oleh waktu tidak seperti pada saham dan/atau obligasi. oleh karena itu, investor harus selalu memantau tenggat waktu berakhirnya kontrak produk derivatif tersebut.


Monday, 14 July 2014

Investasi Obligasi



Tulisan ini lanjutan dari ulasan kemarin ya guys. Check This Out!

Obligasi memiliki karakteristik yang berbeda dengan saham, antara lain :

  1. Obligasi memberikan pendapatan tetap (fixed income) berupa bunga yang dibayarkan secara periodik sampai dengan jatuh temponya obligasi tersebut.
  2. Investor akan memperoleh kembali pokok nominal obligasi pada tanggal jatuh tempo obligasi tersebut.
  3. Pemegang obligasi dapat memperjualbelikan obligasi yang dimilikinya sebelum tanggal jatuh tempo.

Obligasi memiliki risiko, antara lain, sebagai berikut :

  1. Perusahaan penerbit obligasi tidak mampu membayar bunga ataupun pokok obligasi pada saat jatuh tempo pembayaran.
  2. Nilai pasar obligasi akan turun pada saat tingkat suku bunga meningkat.

Sunday, 13 July 2014

Investasi Di Pasar Modal



Banyak pilihan investasi di pasar modal yang dapat digunakan untuk mendapatkan potensi keuntungan di masa depan.

APA KEUNTUNGAN DAN RISIKO BERINVESTASI DI PASAR MODAL?
Pada dasarnya semua investasi mengandung peluang keuntungan dan risiko kerugian. Investor dapat memilih produk investasi yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

INVESTASI SAHAM
Investasi saham memberikan peluang keuntungan, yang antara laain berupa :

  1. Dividen yang dibagikan oleh emiten atas keuntungan yang diperoleh oleh perusahaan tersebut.
  2. Capital Gain yang diperoleh investor atas selisish harga jual saham dibandingkan dengan harga belinya. Misalnya, investor membeli saham dengan harga Rp 10.000,-/saham kemudian menjualnya pada harga Rp 15.00,-/saham, berarti investor memperoleh capital gain sebesar Rp 5.000,- untuk setiap saham yang dijualnya.

Risiko kerugian yang mungkin diderita investor, antara lain :

  1. Capital Loss yaitu turunnya harga saham yang dimiliki investor di bawah harga belinya.
  2. Perusahaan, yang sahamnya dimiliki investor, dinyatakan bangkrut atau dibubarkan oleh pengadilan.


Masih ada ulasan tentang investasi lainnya, ditunggu dan terus pantau website kami.



Happy reading,
Admin

Saturday, 12 July 2014

Bagaimana Berinvestasi di Bursa Efek Indonesia


Bursa Efek merupakan pasar yang terorganisasi di mana para pialang melakukan transaksi jual-beli surat berharga dengan berbagai perangkat aturan yang ditetapkan Bursa Efek tersebut.

Jika ingin melakukan transaksi di Bursa Efek, calon investor harus menjadi nasabah perusahaan efek yang menjadi Anggota Bursa. Perusahaan Efek juga dapat memberikan anjuran atau nasihat terkait dengan rencana investasi calon investor.