Tuesday, 31 March 2015

TAHUN 2015,TAHUN PASAR MODAL SYARIAH





Pasar modal syariah merupakan kegiatan dalam pasar modal sebagaimana yang diatur dalam UUPM yang tidak bertentangan dengan prinsip syariah. Oleh karena itu, pasar modal syariah bukanlah suatu sistem yang terpisah dari sistem pasar modal secara keseluruhan.
Produk syariah di pasar modal antara lain berupa surat berharga atau efek syariah.Efek Syariah adalah Efek sebagaimana dimaksud dalam UUPM dan peraturan pelaksanaannya yang akad, cara, dan kegiatan usaha yang menjadi landasan pelaksanaannya tidak bertentangan dengan prinsip - prinsip syariah di Pasar Modal. Sampai dengan saat ini, Efek Syariah yang telah diterbitkan di pasar modal Indonesia meliputi Saham Syariah, Sukuk dan Unit Penyertaan dari Reksa Dana Syariah.
Dilansir dari Tempo.co, Otoritas Jasa Keuangan mencanangkan tahun 2015 sebagai tahun pasar modal syariah. Hal ini dilakukan untuk mengembangkan pasar modal syariah didalam negeri.Dengan kehadiran pasar modal syariah, memberikan kesempatan bagi kalangan muslim maupun non muslim yang ingin menginvestasikan dananya sesuai dengan prinsip syariah yang memberikan ketenangan dan keyakinan  atas transaksi yang halal.
Untuk mencapai target tersebut, Otoritas Jasa Keuangan mempunyai tiga strategi utama. Pertama adalah penguatan regulasi lewat penerbitan sejumlah peraturan baru dan revisi peraturan lama. Langkah kedua adalah menyusun roadmap pasar modal syariah sebagai pedoman regulator dan stakeholder. Roadmap ini akan difokuskan pada peningkatan penawaran dan permintaan di pasar, pengembangan sumber daya manusia, serta promosi dan edukasi. Terakhir adalah peningkatan penetrasi pasar atas produk syariah dengan menumbuhkan kesadaran masyarakat. Penerapan strategi ini antara lain dengan menggandeng organisasi kemasyarakat seperti Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah, kalangan akademikus, wartawan, BUMN, calon emiten dan masyarakat umum.
Penerapan prinsip syariah di pasar modal tentunya bersumberkan pada Al Quran sebagai sumber hukum tertinggi dan Hadits Nabi Muhammad SAW. Selanjutnya, dari kedua sumber hukum tersebut para ulama melakukan penafsiran yang kemudian disebut ilmu fiqih. Salah satu pembahasan dalam ilmu fiqih adalah pembahasan tentang muamalah, yaitu hubungan diantara sesama manusia terkait perniagaan. Berdasarkan itulah kegiatan pasar modal syariah dikembangkan dengan basis fiqih muamalah.Terdapat kaidah fiqih muamalah yang menyatakan bahwa Pada dasarnya, semua bentuk muamalah boleh dilakukan kecuali ada dalil yang mengharamkannya. Konsep inilah yang menjadi prinsip pasar modal syariah di Indonesia. (Nely/SIM)

Sunday, 29 March 2015

Investment view

Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM)

Profil Emiten & Prospek Usaha

PT. Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (kode saham TLKM) merupakan perusahaan terbuka dengan presentase kepemilikan saham terbanyak dimiliki oleh negara Republik Indonesia. TLKM merupakan perusahaan yang bergerak dibidang infrastruktur yang berfokus dalam pembangunan sektor telekomunikasi. Di tahun 2014 TLKM di beri penghargaan tertinggi oleh Perusahaan Efek dan Anggota Bursa (Capital Market Awards) sebagai Emiten terbaik di Pasar Modal Indonesia.
Ditahun 2014 ini TLKM mengalami peningkatan kinerja mulai dari peningkatan pendapatan sebanyak 89.696 miliar meningkat 8,1% dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai 82.967 miliar, aset yang meningkat 10,1% atau sekitar 140,9 miliar, laba bersih meningkat menjadi 14.638 miliar dari tahun sebelumnya hanya 14.205 miliar.Perseroan juga mampu mengelola biaya operasi dengan efisien, dimana biaya operasi tumbuh 6,5% menjadi Rp43,9 triliun. Sehingga Perseroan mampu mencatat pertumbuhan EBITDA yang cukup tinggi sebesar 9,7% menjadi Rp46,1 triliun dengan marjin EBITDA sebesar 51,1% atau lebih baik dari tahun sebelumnya dengan marjin 50,4% Ini menujukan bahwa TLKM mempunyai kinerja yang baik dari tahun ke tahun.
Ditengah perlambatan ekonomi dunia khusunya dikawasan eropa dan beberapa kunci ekonomi di Asia seperti Jepang dan China. Perseroan tetap mencatat kinerja yang sangat baik pada tahun 2014 dengan pendapatan yang tumbuh di atas rata-rata industri serta di topang kinerja anak usaha di bidang seluler, PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel), yang melanjutkan kinerjanya yang sangat baik dengan Pendapatan, EBITDA dan Laba Bersih tumbuh dua digit. Unit usaha lainnya di bidang fixed line, infrastruktur telekomunikasi dan unit usaha lainnya juga tumbuh cukup baik.
Telkom mencatat kinerja keuangan dan operasional yang sangat baik sepanjang tahun 2014, seiring dengan tingginya kinerja anak usaha PT Telekomunikasi Selular ("Telkomsel"). Pada periode yang sama, Telkom secara agresif terus melanjutkan pembangunan infrastruktur broadband untuk mendukung pertumbuhan bisnis digital di masa mendatang.


Perbandingan Emiten Sejenis

Perbandingan TLKM

Perbandingan Emiten
11/04/2014
TLKM
ISAT

Price
2865
4265


Share Out (B)
100.8B
5.4B







Market Cap (B)
288288.0B
22904.0B


EPS (12M 2014)
145
-368


P/E

-11,0


19.7


BVPS (12M 2014)
854
2612.5


PBV
3.3
1,6







ROA (12M 2014)
10,4%
-3,7%






ROE (12M 2014)
17,0%
-14.0%

D/E (12M 2014)
0.3
1.9


Sumber : Indo Premier Online Trading (IPOT) setelah diolah


Perbandingan emiten di bidang telekomunikasi berdasarkan salesgrowth TLKM dan ISAT memiliki sales growth tertinggi. Dari tabel perbandinganantara TLKM dan ISAT. Dapat disimpulkan bahwa saham TLKM unggul dari ISAT. Baik dari Market Cap, P/E,PBV, BVPS, ROA, ROE, sehingga lebih layak membeli TLKM dibanding ISAT.
Analisis Fundamental TLKM
Fundamental TLKM

Sumber : Indo Premier Online Trading (IPOT)


                                              
Dari data Fundamental TLKM dapat dilihat Total Asset selalu tubuh setiap tahunnya, sebagai emiten yang bergerak di bidang telekomunikasi tentu dengan pertumbuhan Aset yang dimiliki perusahaan ini memberikan sinyal positif kepada investor. Dimana TLKM selalu melakukan ekspansi usaha untuk memperbesar kegiatan bisnisnya untuk meningkatkan keuntungan perusahaan. Begitu juga pendapatan (Revenue) selalu naik tiap tahun, jadi aset yang dimiliki TLKM dapat dikelola dengan baik oleh pihak manajemen perusahaan untuk mendapatkan laba yang besar setiap tahunnya. Price Earning Ratio (P/E) TLKM juga masih rendah yaitu 15,26x (2013) ini berarti saham TLKM masih tergolong saham yang murah.
Return  on  Asset  dan  Return  on  Equity  juga  tinggi,  masing–masing sebesar11,10% (2013) dan 18,35% (2013). Melihat data fundamental TLKM, saham ini layak untuk dibeli.

Analisis Teknikal TLKM
Teknikal TLKM


meskipun ditutup lebih rendah pada penutupan tertinggi (2.855) tanggal 29 maret 2014, dengan target harga 3.020 setidaknya saham TLKM bisa mencapai target dengan melihat indikator stochastik yang menujukan trend naik sehingga saham TLKM layak untuk di beli. (Benteng/Invest)