Tuesday, 9 June 2015

Perkenalkan Pasar Modal ke Siswa SMA, Unssaf Lakukan Goes to School




Apasih UNSSAF Goes To School (UGTS) itu?

Seperti yang sudah dijelaskan pada postingan sebelumnya, UGTS merupakan salah satu agenda baru di periode kepengurusan UNSSAF tahun ini dan secara khusus, tercatat sebagai program kerja baru milik Departemen Event. Dalam kegiatan ini, kami akan secara langsung memberikan edukasi sederhana kepada siswa SMA tentang materi Pasar Modal. Tentu saja, pembelajaran ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada mereka tentang dunia Pasar Modal dan apa saja yang ada di dalamnya. Secara tidak langsung, kami juga ingin menanamkan sebuah pemikiran baru kepada mereka bahwa investasi itu penting dan tidak harus menunggu hingga masa tua tiba.

UGTS in SMA Negeri 1 Ungaran

Dengan mempertimbangkan beberapa hal, UNSSAFmemilih SMA Negeri 1 Ungaran sebagai tempat dilaksanakannya UGTS tahun ini. Agenda yang telah terlaksana pada tanggal 9 Mei 2015 lalu itu telah menerima respon yang luar biasa baiknya dari pihak sekolah maupun siswa. Antusias siswa terlihat dari penuhnya ruangan multimedia yang kala itu menjadi tempat berlangsungnya kegiatan ini dan keseriusan mereka dalam menyimak materi yang disajikan oleh pemateri. Tak hanya itu, dukungan dari pihak sekolah pun terus mengalir. Bahkan, UGTS yang pada awalnya hanya akan dilaksanakan satu sesi, akhirnya bertambah satu sesi lagi karena permintaan langsung dari pihak kesiswaan dan guru pengampu mata pelajaran Ekonomi saat itu.

Tema dari kegiatan UGTS tahun ini adalah Melahirkan Investor Muda yang Berkarakter. Sesuai dengan tema tersebut, kami tidak hanya memberikan edukasi tentang pasar modal kepada siswa, tetapi juga memperkenalkan kepada mereka tentang simulasi trading sederhana dan etika yang seharusnya dimiliki oleh seorang investor. Tujuannya adalah agar mereka tidak memiliki paradigma bahwa berinvestasi itu tidak ada bedanya dengan gambling dan berinvestasi itu tidak memerlukan sebuah teori atau analisis. Disini, kami ingin menekankan bahwa berinvestasi itu perlu dan menjadi seorang investor yang beretika serta berkarakter itu adalah suatu keharusan yang nantinya akan memberikan nilai plus sendiri bagi seorang investor.

Penasaran dengan Kegiatan UGTS di SMA 1 Ungaran?

Oke, setelah kita berbicara banyak tentang UGTS, tidak lengkap rasanya jika kita tidak melihat beberapa momen yang berhasil terekamdalam kamera tim dokumentasi UGTS berikut ini :

Ruang multimedia SMA N 1 Ungaran, tempatberlangsungnyakegiatan UGTS 2015.

Sambutan dari Ketua Panitia UGTS, yang pada kesempatan saat itu berhalangan hadir, kemudian digantikan oleh Wakil Ketua Panitia, Kak M. Ali Fahmi Arsyad.


Pemaparan Materi oleh Kak Laksmita Diani Putri. Tuhh lihat! Ibu Guru pengampu mata pelajaran Ekonominya pun tidak mau kalah dengan siswa-siswinya, beliau ikut menyimak materi yang disampaikan oleh Kak Mita.


 
Antusias siswa dan siswi SMA Negeri 1 Ungaran saat penyampaian materi.

 Ada lagi nihh!!! Ramaikan? Belum lagi ditambah dengan sesi ke-dua yang tak kalah ramainya dari sesi pertama.

Nahhh, itu tadi beberapa momen yang berhasil terekam dalam kegiatan UGTS tahun ini. Seru bukan? Untuk kalian siswa SMA, jangan khawatir, UGTS akan kembali lagi tahun depan dengan kemasan acara yang tentunya lebih menarik dan inovatif. Tetap semangat dan jangan lupa, investasi itu perlu, tidak harus menunggu waktu tuamu tiba! Bye byee~
 UNSSAF? Polpolkeee!!!

 (Ina/Event)

Monday, 8 June 2015

Layaknya Tubuh Manusia, Unssaf juga Butuh Organ yang Sehat

Pada dahulu kala, tepatnya tanggal 23 Mei 2015 sekumpulan orang yang mengatasnamakan HRD dari Unssaf atau orang yang ngurusi SDM dalam organisasi, melakukan acara yang belum pernah ada dimana mana. Yap sangat benar sekali, acaranya bernama CES ( Curhat Evaluasi dan Sharing ). Kami mengadakan ini secara sadar dan memiliki tujuan yang pasti. Tujuan nya itu sendiri adalah agar semua makhluk makhluk yang ada di organisasi mengalami pendekatan dan pengenalan secara sadar di Unssaf itu sendiri. Kami HRD meminta bantuan dengan BOC alias orang orang yang berpengalaman dan agak berumur untuk memberi petuah petuahnya yang sangat berharga agar kami para HRD bisa menjalankan Progja tersebut. Amin
Kita skip saja membahas persiapan  CES nya, kita langsung cusss membahas progja tersebut. Singkatnya rapat tersebut menghasilkan beberapa hasil yaitu kita memiliki 6 pos dan masing masing pos memiliki kegiatan yang mengasyikan. Kemudian kita membagi pos tersebut di beberapa titik yang strategis di area kampus Universitas Negeri Semarang. Kemudian, semua staff ahli yang ada di Unnes di bagi kedalam beberapa kelompok. Asli gue Serius pembagian kelompok tersebut di bagi dengan tidak acak, alias kami memiliki rumus tersendiri untuk membagi kelompok tersebut. Rumus yang lebih hebat dari punya nya mamas Enstain ataupun dari kakak warrent buffet.

Eh Begini, sebelum pelaksanaan tersebut kami dari Unssaf kedatangan bapak pendamping yaitu bapak Bayu Bagas Hapsoro ( mangap pak, tittle nya LUPA) kami mendapatkan wejangan dari beliau dengan pengalamanya, kami semua terilhami dalam berorganisasi ( Terimakasih Bapak ). Kemudian beribu ribu detik kemudian, bapak Pendamping selesai memberikan wejangannya, dan kami siap kedalam ritual utama dari CES #semangat kaka :v

Langsung saja, di pos” tersebut kami memiliki kegiatan. Di pos pertama, kami memiliki kegiatan yang bernama share and care. Di pos tersebut ada penunggunya lho, penunggunya sendiri adalah dari BOC itu sendiri yaitu Mas Ardi dan MaBuDir, itu deh pokoknya. Di pos tersebut semua Staff Ahli di paksa untuk mencurahkan semua isi hati dan ginjalnya, eh maksudnya uneg-unegnya selama berorganisasi. Semua itu di tujukan untuk kebaikan dan kelangsungan organisasi itu tersebut, itu esensi utamanya. Lanjut ke pos dua yang dinamakan dengan pos perkenalan. Di jaga oleh Mba fitri sama yulia. Disana para peserta disuruh untuk mengenalakan dirinya sendiri, karena ada pepatah bahwa “sepandai-pandainya tupai melompat pasti akan jatuh juga” (Rak nyambung ndesss -_- ). Intinya pos tersebut itu supaya makhluk makhluk yang ada di organisasi supaya bisa deket, bisa saling menyayangi tapi gak memiliki #ya kaya kue lah. Lanjut lagi ke pos ketiga dong, pos tersebut di namakan pos refleksi. Di jaga oleh Mba Sasi dan ines. Di pos tersebut, para peserta di manjakan oleh penunggu penunggu nya.. di sana di sediakan nasi goreng, bisa pijet-pijet, bisa tidur-tidur ya pokoknya nyantai laah. Di jamin damai. Kemudian di pos ke Empat, di jaga oleh Mba Nisa sama Mas Miqdas. Disana di sediakan game yang di jamin bikin peserta pusing, sepusing lu ngerjain Makul Matematika di campur dengan Fisika dan bonus Kimia. Bisa merasakan sendiri kan gimana rasanya?? (wkwkwkwkkwkwkw). Kemudian ke pos Lima yaitu pos Keorganisasian. Di jaga oleh Mas adit dan Atus. Disitu peserta di introgasi tentang keorganisasian, di tanyain dengan serius tentang keorganisasian dan apapun itu dengan keorganisasian. #selamat berorganisasi :D. Dan pos yang terakhir adalah pos kepribadian. Di jaga oleh masadi dan fajar setiaji. Disana para peserta di tes dengan nama tes enagram ( kalo gak salah sih ) tes itu adalah bla bla bla ( mas tolong jelasin lah, please ). Dan itu adalah semua pos beserta penjelasannya, tapi gak pake contoh ya :D

Setelah semua pos di lalui dengan selamat, kami semua di usir di pindah paksa ke mushola rektorat. Kami ditutup mataanya dan ditelanjangi hatinya, eh maksudnya matanya dengan penutup mata, agar apa coba?? Agar kita gak ngliat lah bego, namanya aja di tutup.. # Ya Alloh maafkan Baim.. kami di puter-puter dan akhirnya di daratkan di kebun biologi. kami disitu di tanyain dengan lembut oleh yang berwenang tentang semuanya, agar bisa lega hatinya. Ya pokoknya itu lah #Khilap. Tapi itu adalah kegiatan yang paling kena di pagi itu, kenapa pagi?? Karena itu udah jam 5 pagi wooyy.. ya kami begadang semalaman lho, enak kan, lezat kan... ya iya laahh, Unssaf gitu loh..
Akhirnya kita bisa mengakhiri karena semua cerita telah di ceritakan, semua kisah telah di kisahkan dan semua curah telah di curahkan. Penulis juga capek woy, laper juga. Wassalam, makasih..
(Team HRD)

Saturday, 6 June 2015

Melalui Road to Faculty, Unssaf Perkenalkan Pasar Modal ke Mahasiswa Unnes

Salam investor muda!
Hai guys, bulan Mei kemarin Unssaf ngadain URTF loh…
Ada yang tau apa itu URTF?
Yaap, URTF itu Unssaf Road to Faculty. Kegiatan ini masuk dalam program kerja PR (Public Relation). Sesuai dengan nama nya, di kegiatan URTF ini, punggawa Unssaf yang di gawangi staf professional PR jalan-jalan ke fakutas yang ada di UNNES loh. Misi utama nya adalah mengenalkan dan membumikan Unssaf di lingkungan Unnes dan mengenalkan dasar dasar investasi pasar modal. Selain itu kami juga ngajak temen temen disana untuk ikutan daftra jadi member Unssaf. Acara nya seru loh, disana kita bisa ketemu temen-temen baru, berbagi pengalaman, dan yang pasti tambah ilmu tentang investasi dan pasar modal tentunya.
Awalnya kami punggawa PR menghubungi pihak yang berwenang (ketua BEM) di setiap fakultas, setelah ngepoin kegitan mereka dalam waktu dekat dan menyampaikan keinginan kami untuk berkunjung kesana dengan senang hati mereka bisa menerima kedatangan kita. URTF yang pertama dilakukan di FIS, terus lanjut ke FT, Fmipa, FE, FIK dan terakhir di FH. Tapi kita belum sampai ke FBS dan FIP karena temen-temen FBS dan FIP juga lagi banyak kegiatan. Dengan berat hati mereka belum bisa memberi waktu untuk UNSSAF. Yah, walaupun di belum bisa berkujung ke FBS dan FIP, tapi gakpapa lah yaaa. Semoga di lain waktu kita bisa di pertemukan di waktu yang tepat dan cara yang indah. Hehe…

Kegiatan URTF ini bisa di bilang cukup berhasil loh guys, terbukti dari pendaftar open recruitment member Unssaf kemarin di ikuti hampir dari semua fakultas yang ada di Unnes. Dan senengnya lagi setelah melalui beberapa pertimbangan terbentuklah member unssaf yang pertama ini yang berasal dari berbagai fakultas di Unnes. Nah terbukti kan, bahwa pasar modal dan investasi itu bukan cuma milik anak FE aja loh. Kita semua punya kesempatan untuk tau tentang pasar modal dan menjadi investor muda.



Semangat kakak, be excellent ! J J J
Unssaf…. Polpoke…
#SpiritofYoungInvestor

(Ola/PR)

Monday, 1 June 2015

Melihat Karakter Individu melalui Tes Enneagram


Layaknya tubuh manusia, sebuah organisasi juga memerlukan kesinambungan antar masing-masing bagiannya. Sebuah sistem akan mengalami kegagalan apabila terdapat salah satu organ yang mengalami malfungsi. Oleh karena itu sinergitas antar lini daam organisasi menjadi penting dei keutuhan tubuh organisasi. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk menilai dan melakukan kontrol pada sebuah organisasi. Salah satunya melalui Tes Enneagram, dimana seluruh staff profesional Unssaf diharuskan mengisi lembar jawab sesuai dengan kenyataan yang ada pada pertanyaan yang tersedia. Tes ini adalah salah satu rangkaian dari kegiatan CES (Care, Evaluation, and Sharing) yang dilaksanakan oleh Human Resources Departmen (HRD) beberapa waktu yang lalu.
Dan bagi Staffpro Unssaf yang penasaran dengan hasilnya, Yuk! disimak ulasan dibawah ini.

1. Tipe Pembaharu (Reformer / Perfeksionis)
Kekuatan energinya adalah ingin menjadi benar dan bersifat perfeksionis dalam melakukan tugasnya. Mulai dari menyusun perencanaan dan persiapan yang baik sebelum melakukan sesuatu, sangat teliti, hati hati dan ingin tampil sempurna dalam seluruh pekerjaan dan tugas yang dimandatkan kepadanya.
Namun biasanya orang dalam tipe ini sering kali menuntut orang lain harus tampil sempurna seperti dirinya, dan cenderung tidak fleksibel dan terlalu dogmatis kepada anak buah. Kelemahannya, sering kali beranggapan bahwa banyak orang yang tidak tahu apa yang harus diperbuat, sehingga menuntut setiap orang berbuat seperti dia.

2. Tipe Penolong (Giver / Helper)
Mereka yang masuk tipe ini adalah orang yang energinya tercurah untuk kepentingan orang lain. Ia sangat bersahabat, penuh perhatian kepada orang lain dan rela untuk melayani kebutuhan sesama.
Karunia terbesar yang dimiliki tipe penolong adalah empati yang sangat besar ditujukan kepada orang lain. Tetapi bila dirinya dikritik, karena terlalu mau campur dengan urusan orang lain sering kali, atau bantuannya ditolak dia akan marah.
Kelemahannya orang ini sulit mengatakan tidak kepada orang lain, dan tidak dapat bersikap asertif untuk dirinya. Dalam organisasi tipe ini sangat disukai.

3. Tipe Motivator (Achiever/ Motivator/ Performer)
Biasanya orang ini penuh dengan energi positif untuk mencapai suatu keberhasilan. Orang ini biasanya punya suatu ambisi keras untuk mencapai suatu goal atau target dengan arah sasaran yang sangat jelas.
Sering dalam bekerja tergolong orang yang amat gila kerja dan cenderung kecanduan kerja yang amat terobsesi dengan efisiensi, menentukan target yang tinggi dan bekerja efisien untuk mencapai sukses, kalau perlu memaksa rekannya yang hanya bisa melangkah selangkah, dipacu menjadi dua langkah seperti dirinya. Kalau perlu dia akan mengesampingkan kebutuhan diri dan keluarganya untuk mencapai hasil.
Bagi para bawahan yang tidak terbiasa dengan cara kerja ini, tuntutannya terkadang terasa amat menyiksa, yang menuntut orang lain mempunyai kadar komitmen seperti dirinya. Kelebihan tipe ini adalah rasa optimistis dan keyakinan diri yang besar.

4. Tipe Individualis (Romantic / Artist/ Individualist)
Mereka adalah orang yang menempatkan keunikan diri dan ingin menonjolkan kreativitas dirinya yang tidak sama dengan orang lain. Dirinya dilihat sebagai insan yang sangat unik dan berbeda dengan yang lainnya.
Dia tidak senang dengan pekerjaan yang sangat rutin dan bersifat biasa saja. Baginya tiap orang harus mempunyai keunikan tersendiri yang menonjol. Dia sering bekerja dengan caranya sendiri yang berbeda dengan orang lain, dan sering kali digolongkan gaya seniman.
Kelebihannya adalah kreatif, intuitif dan punya kepekaan estetis. Kekurangan tipe ini sering menarik diri dengan orang lain, keras kepala dan tenggelam pada pikirannya sendiri.

5. Tipe Pemikir (Observer / Thinker / Investigator)
Orang dengan tipe ini biasanya banyak berpikir, selalu menggunakan analisis dalam melakukan tindakan, sikap tegas dalam pengambilan, keputusan, namun sangat miskin dalam pergaulan sosial.
Namun, orang ini bisa menjelaskan dengan logika yang teratur dan baik pengamatannya lebih tajam dibandingkan orang lain, terbuka dan visioner. Kelebihan orang ini berpendirian teguh, mandiri dengan logika yang kuat. Sedangkan kelemahannya sulit diyakinkan, keras kepala, merasa benar dengan pendapatnya.

6. Tipe Loyalis (Loyalist / Pessimist)
Orang ini amat loyal pada organisasinya, melakukan apa yang seharusnya dengan komitmen yang kuat, pekerjaan dilakukan dengan penuh dedikasi tinggi. Orang seperti ini cenderung taat pada aturan organisasi, bisa dipercaya dalam melakukan tugas, dan jujur.
Kesulitan terbesar adalah jika diajak untuk demonstrasi menentang kebijakan. Orang dalam tipe ini amat loyal terhadap pimpinannya, sehingga ia tidak senang bila ada orang lain yang tidak loyal.
Kelebihannya tipe ini adalah setia, suka membantu, mengerjakan tugas dengan baik, menjaga aturan dan bertanggung jawab, Kelemahan dari tipe ini ialah rasa cemas, khususnya di lingkungan yang baru. Pertanyaan yang selalu timbul dalam dirinya: apakah aku merasa aman?

7. Tipe Antusias (Generalist / Optimist / Adventure)
Orang ini yang cenderung bersifat optimistik meskipun menghadapi keadaan yang buruk sekalipun, masih bisa menujukkan canda dan cerianya. Tipe ini dimotivasi oleh kebutuhan merasa gembira dan optimistis dalam hidup.
Menghindari penderitaan dan kesedihan, sehingga merasakan seluruh hidupnya adalah rangkaian pesta yang sangat menggembirakan. Disebut si pemimpi, karena mengabaikan keberadaan masa kini dan asyik merencanakan masa depan.
Dalam pekerjaan dan pelayanan orang tipe ini memotivasi dan menyatu dengan orang lain dengan sudut pandang yang menggairahkan. Orang seperti ini harus dilatih untuk menerima kegagalan sebagai bagian dari hidup yang mesti dihadapi, tiap orang sehingga tidak jatuh pada obsesi keberhasilan terus menerus.
Kelebihannya adalah menyenangkan, spontan, antusias, sedangkan kekurangannya tidak fokus pada satu tujuan, kurang disiplin pada satu bidang.

8. Tipe Pemimpin (Challenger/ Leader / Boss/ Protector/ Intimidator)
Orang ini biasanya dikaruniai kekuatan dan kemampuan untuk mempengaruhi orang lain dan memegang teguh keyakinan. Kalau memegang kekuasaan bisa terjatuh dalam sikap otoriter.
Pada satu sisi adalah pejuang keadilan yang membela orang kecil dengan konsisten. Kelebihannya energik, penuh percaya diri, protektif. Sedangkan kekurangannya adalah menguasai dan bisa menjadi agresif dalam perilakunya.

9. Pembawa Damai (Peacemaker / Mediator/ Accomodator)
Orangnya yang kelihatan selalu tampil tenang, tidak menyukai adanya persaingan, berusaha keras mewujudkan agar lingkungannya tentram dan damai. Dan selalu menghindarti konflik sehingga tampak kadang kadang sikapnya yang kurang tegas.
Ketika kita menyadari siapa diri kita dan dicerahkan oleh sebuah kesadaran, maka kita dapat menerima diri kita secara utuh dan menerima orang lain dengan kaca mata yang positif.