Skip to main content

Pelantikan dan Rapat Kerja Unnes Stock Exchange Study Forum 2016



Sabtu, 27 Februari 2016, merupakan hari bersejarah bagi Unnes Exchange Study Forum, karena 42 mahasiswa yang telah berhasil lolos 3 jalur seleksi akan resmi dilantik oleh Wakil Dekan bidang Kemahasiswaan FE UNNES. Seperti pelantikan pada umunya, acara dimulai dengan membaca Alqur’an dan dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Dengan tema “I’m Ready to be A Part of Unssaf 2016 and be Involved Global Development” ketua pelaksana menjelaskan maksud dan tujuan tema tersebut dalam sambutannya. Setelah sambutan dari ketua panitia, ialah acara inti yaitu pelantikan Staff Profesional UNSSAF 2016, pembawa acara membacakan SK dan dilanjut pemanggilan kepada 42 calon Staff Profesional  yang terbagi menjadi 7 departmen yaitu Board of Director atau pengurus harian, Education Department, Human Resourch Development Departement, Investmen Department, Public Relation Department, Management Information System Department dan Event Department. Dengan tegas 42 Staff Profesional mengikrarkan sumpah dan janji yang dibacakan oleh Kepala Jurusan Manajemen FE Unnes.
                Setelah dilantik, ucapan selamat disampaikkan segenap tamu undangan dari pimpinan fakultas dan LK/BSO FE Universitas Negeri Semarang, kebahagiaan Staff Profesional UNSSAF 2016 semakin terasa ketika acara pemotongan tumpeng oleh Aditya Purna Nugraha “Direktur UNSSAF 2016” yang diberikan kepada Ibu Rini setyo Witiastuti dan Direktur UNSSAF 2015 Rendi Irawan. Dalam sambutannya, Rendi Irawan menyampaikan pesan kepada seluruh Staff Profesional UNNSAF 2016 agar selalu semangat dan pantang menyerah dalam menjalankan kepengurusan dalam satu periode ke depan sekaligus menyerahkan tampu kepemimpinan kepada Aditya Purna Nugraha sebagai Direktur UNSSAF 2016, acarapun dilanjut dengan sambutan dari Direktur UNSSAF 2016 yang menyampaikan harapan yang ingin dicapai selama menjadi Direktur.
                Selanjutnya ialah sambutan dari Wakil Dekan bidang Kemahasiswaan yang diwakili oleh Ibu Rini Setyo Witiastuti. “UNSSAF telah memperoleh perhatian khusus di Fakultas Ekonomi atas kontrbusi luar biasa di tahun 2015, harapannya kepada Staff Profesional 2016 bukan hanya mempertahankan tapi juga mampu mengembangkan UNSSAF agar tambah berkontribusi untuk UNNES” itulah harapan yang diungkapkan oleh Ibu Rini Setyo Witiastuti. Sebelum pelantikan selesai, Ibu Rini Setyo Witiastuti mewakili Bapak Bambang Prishardoyo yang berhalangan hadir untuk menuliskan harapan kepada kepengurusan 2016 diatas kertas Wishes Board.
                Pelantikan telah usai, kebahagiaan terpancar disetiap wajah Staff Profesional UNSSAF 2016. Hal tersebut menandakan dimulainya rapat kerja, yang dimulai dari Board of Directur, Education Departmen hingga Human Resourch Development Departmen dan departemen-departemen lainnya untuk menyampaikan progja dan agenda masing-masing. Penyampaian program kerja dan agenda berjalan dengan tenang dan lancar. Akan tetapi tidak berarti setiap progja ataupun agenda disetujui oleh forum, karena banyak sekali kritik dan saran yang disampaiakan oleh forum yang tentunya agar progja dan agenda selama satu periode kedepan benar-benar layak dan dibutuhkan.
                Ke depannya diharapkan Unssaf lebih bisa mengedukasi, bermanfaat, dan berkontribusi bagi fakultas, universitas, maupun pihak-pihak lainnya yang membutuhkan. Untuk Staff Profesional Unssaf 2016, selamat dating, selamat bergabung, dan selamat berkontribusi bersama. Unssaf tidak berarti apa-apa tanpa kalian, tetap polpolke untuk kalian semua.

Comments

Ika Budi Kusuma said…
Salam Polpolke!!! Semangat UNSSAF 2K16

Popular posts from this blog

Mendeteksi Bandarmologi dengan Volume Analisis

Banyak kita jumpai atau sering kita dengar bahwa untuk mendeteksi pergerakan smart money, big fund, atau bandar kita harus menganalisis volume. Hal tersebut benar adanya, namun perlu kita ketahui bahwa selain price ( harga saham ) yang dapat dengan dimanipulasi, volume saham pun dapat di manipulasi. Jika kita hanya melihat suatu angka yang tertera pada summary/ rekap pada data transaksi, maka hal tersebut tetaplah masih dapat dikatakan analisis yang bias. Dalam buku berjudul Value in Time karya Pascall WIllain, disebutkan bahwa pergerakan bandar/ big fund/ smart money dapat terdeteksi APABILA kita dapat memisahkan volume aktif dan volume pasif. Penjelasan mengenai kedua jenis volume tersebut tidak dapat saya tulis di blog ini karena akan memakan waktu  panjang untuk pembahasannya, namun secara garis besar pemahaman tersebut adalah benar.

Trading Limit Bukan Margin Trading

Dalam berinvestasi saham, ada istilah yang cukup terkenal yaitu Margin Trading. Secara sederhana Margin Trading dapat diartikan sebagai membeli saham dengan menggunakan dana pinjaman. Misalkan suatu perusahaan efek memberikan fasilitas Margin sebesar 100%, artinya jika nasabah memiliki dana tunai sebesar Rp200 juta, maka nasabah tersebut dapat membeli saham hingga Rp400 juta (Rp200 juta dana tunai nasabah ditambah Rp200 juta dari fasilitas Margin). Fasilitas Margin tersebut relatif populer di kalangan Investor karena dapat meningkatkan daya beli. Namun demikian, sistem Margin Trading ini memiliki resiko yang disebut Margin Call dan Forced Sell. Margin Call adalah pemberitahuan bagi nasabah bahwa terjadi penurunan harga saham sehingga nilai saham yang menjadi jaminan berkurang sementara besarnya fasilitas Margin nilainya tetap. Jika nasabah memperoleh Margin Call, maka nasabah harus menambah (Top Up) dana atau menjual

Booklet OTC Terbaru 2020

Download Here