Wednesday, 9 November 2016

PULANG DARI JEPANG, 3 MAHASISWA FE ADAKAN DESIMINASI DI KAMPUS UNNES FE UNNES

Sejumlah mahasiswa di Universitas Negeri Semarang mengikui acara desiminasi yang bertema “share Moment from Japan” yang dilakukan oleh tiga mahasiswa dari Fakultas Ekonomi yaitu Tubagus Fahmi, Wahyu Nursiswo, dan Jariyah sebagai The Dream team dari Unnes. Kegiatan yang laksanakan di Aula Fakultas Ekonomi itu di hadiri oleh 200 mahasiswa dari delapan fakultas di Universitas Negeri Semarang. Ketiga mahasiswa tersebut merupakan mahasiswa yang terpilih sebagai delegasi dari Indonesia untuk mengikuti Program dari Kementrian Luar Negeri Jepang yaitu program JENESYS 2.0 yang mengusung tema Economic  selama 10 hari beserta 6 mahasiswa dari Universitas lain dan 9 professional dari Kementrian Republik Indonesia.
Acara ini merupakan salah satu bentuk follow up dari ketiga mahasiswa FE  setelah mengikuti program JENESYS 2.0 di Jepang dengan tujuan untuk memberikan tips dan trick kepada mahasiswa lain agar memperoleh  kesempatan yang sama, sekaligus memberikan motivasi kepada adik tingkat terutama semester satu untuk meningkatkan terus prestasi mereka,” Ujar Sandy Arief, S.Pd.,MSc selaku dosen pembimbing ketiga Mahasiswa tersebut. Pada acara desiminasi itu, ketiganya memaparkan serangkaian kegiatan yang telah mereka ikuti  selama 10 hari di dua kota di jepang yaitu Tokyo dan Nagoya. Mereka menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan annual event yang diprakarsai oleh pemerintah Jepang dengan mengundang delegasi dari seluruh Negara ASEAN serta India dan Timor Leste yang bertujuan untuk mempromosikan Jepang secara keseluruhan baik dari bidang Ekonomi, Teknologi, industry, Budaya, Pariwisata maupun bidang lainya. “Alhamdulillah, selain full funded setiap hari kita memperoleh lecture dan observation dari pemerintah Jepang Seperti Aichi Prefectural Government dan Japan External Trade Organization (JETRO) termasuk dari  perusahaan di Jepang seperti The SCMaglev, Central Japan International Airport Company, Aici Rapid Transit Co., Ltd serta perusahaan lain yang ada di jepang, itu beneran keren banget ” kata Tubagus yang merupakan mahasiswa Manajemen.


Tak berhenti sampai disitu, di pertengahan acara desiminasi mereka juga menjelaskan bahwa jepang merupakan Negara yang patut di contoh oleh masyarakat asia terutama Indonesia dalam banyak hal seperti driver and walker behaviour, budaya sopan santun, kebersihan, semangat kerja termasuk usaha jepang dalam mempromosikan budaya dan pariwisata mereka, karena di sela waktu kesibukan di jepang mereka menyempatkan mengunjungi berbagai tempat pariwisata di jepang termasuk berkesempatan tinggal di rumah warga selama 2 hari. “saya merasa bersyukur bisa mengikuti acara ini, biasanya habis Ujian Tengah Semester saya pulang ke rumah naik motor, kali ini bisa ke jepang full funded naik Japan Airlines apalagi bisa berkesempatan home stay di perumahan warga dan kebutulan saya tinggal di salah satu pimpinan Honda, lumayan bisa menambah relasi. Mau deh kalo ke Jepang lagi gratis, hehe,” tutur Wahyu. Diakhir acara Desiminasi itu, Jariyah yang juga merupakan Mahasiswa Berprestasi II Fakultas Ekonomi memotivasi seluruh peserta untuk selalu semangat dan jangan pernah menyerah dalam meraih mimpi yang dicita – citakan selama menjadi Mahasiwa. “kuliah tidak hanya belajar di kelas, tapi pengalaman luar juga penting untuk menambah CV kita” tambahnya.  Acara desiminasi itu di tutup dengan penampilan Video kegiatan ketiga mahasiswa tersebut di Jepang selama sepuluh hari yang mengundang decak kagum dan tepuk tangan yang meriah dari seluruh peserta.


 sumber foto: fb kime fe unnes

Sunday, 6 November 2016

UCMC 2016 More Than Competition


Unnes Capital Market Competition telah kembali dihelat oleh Kspm Unssaf. Di tahun 2016 ini, merupakan kali kedua UCMC berhasil mencapai tingkat nasional. UCMC 2016 mengusung tema The Hidden Power Of Indonesia, dan tagline More Than Competition. Dari tema dan tagline tersebut menggambarkan bahwa UCMC 2016 mencoba menampilkan kekuatan tersembunyi dari Indonesia yaitu sumber daya manusia di bidang ekonomi dan pasar modal, melalui kompetisi yang menyuguhkan atmosfer lomba yang berbeda dari lomba kebanyakan.
                UCMC 2016 telah diikuti oleh 166 peserta dari 48 universitas yang tersebar di 5 pulau di Indonesia. Pendaftaran dimulai sejak tanggal 22 Agustus – 5 Oktober 2016. Dilanjutkan tahap pertama yaitu sesi Online Trading yang dilaksanakan selama 5 hari, yaitu tanggal 10 – 14 Oktober 2016. Dari babak Online Trading, terpilih 25 besar finalis UCMC 2016 yang lolos ke tahap selanjutnya yaitu Gala Show & Show Case yang dilaksanakan di Universitas Negeri Semarang.
                Grand Opening & Technical Meeting UCMC 2016 dilaksanakan tanggal 27 Oktober 2016 di Aula Dekanat FMIPA Unnes. Dengan drama dan tari pembuka yang bertema mistis, serta pembukaan yang secara simbolis dilakukan dengan pemukulan gong, membuat Grand Opening UCMC 2016 kental sekali akan nuansa budaya.
       
           Esoknya, tanggal 28 Oktober 2016 dilaksanakan babak Gala Show dan Field Trip. Babak Gala Show dibagi menjadi 2 bagian, yaitu Tes Tertulis dan Balloons Test. Tes tertulis diikuti oleh 25 besar finalis UCMC 2016 untuk menentukan 12 peserta dengan skor tertinggi dan berhak mengikuti Balloons Test. Selepas Shalat Jum’at, dilaksanakan kegiatan selanjutnya yaitu Field Trip : Conservation Campus Tour, dimana peserta diajak berkeliling Kampus Unnes Sekaran menggunakan sepeda. Salah satu tujuannya adalah untuk mengenalkan wawasan konservasi yang dijunjung tinggi oleh Universitas Negeri Semarang kepada peserta yang berasal dari berbagai universitas. Ketika Field Trip, rombongan mengunjungi beberapa  titik di Kampus Unnes, diantaranya; mengikuti Batik Class di Jurusan PKK Fakultas Teknik, mengunjungi Pameran Wayang ‘Ki Enthus’ di Laboratorium Budaya, dan kembali ke titik akhir di Galeri Investasi Fakultas Ekonomi. Diakhir field trip juga diumumkan 6 besar peserta yang lolos ke babak Challanging Debate dan Beauty Contest.

Hari ke 3, tanggal 29 Oktober 2016 adalah pelaksanaan Challanging Debate, Best Of The Rest, dan Beauty Contest. Challenging Debat diikuti oleh 6 besar peserta dengan mosi “Dewan ini percaya bahwa penyerapan dana repatriasi oleh pemerintah ke perbankan akan memberikan return minimal dibandingkan ke pasar modal secara langsung.“. Setelah debat selesai, agenda selanjutnya adalah Best Of The Rest yang diikuti oleh seluruh peserta. Pada kompetisi lain, gelar Best Of The Rest disebut sebagai Juara Harapan, dimana peserta yang tidak berkesempatan mendapat Juara 1, 2, dan 3, akan diberi kesempatan lagi untuk memeperebutkan gelar Best Of The Rest. Agenda lomba yang terakhir adalah Beauty Contest. Pada Beauty Contest, 6 besar finalis UCMC 2016 mempresentasikan hasil investment analysis yang sudah dikumpulkan sebelumnya kepada panitia.
                UCMC 2016 ditutup dengan Gala Dinner & Awarding Night. Makan malam bersama 25 peserta, panitia, dan tamu undangan dilaksanakan di Warung Steak Sederhana, dan menghadirkan band akustik sebagai hiburannya. Nuansa vintage dan hangat sangat dirasakan di Gala Dinner, banyak peserta merasa terkejut dengan kemeriahan dan kemewahan Gala Dinner & Awarding Night. Setelah melewati serangkaian lomba, lalu diumumkanlah peringkat UCMC 2016 sebagai berikut:
Juara 1 : Arief Budiman (Universitas MH Thamrin)
Juara 2 : Willy Zaher (Universitas Indonesia)
Juara 3 : Jefferson (Universitas Pertra Surabaya)
Best Of The Rest : Arton Sena (Universitas Diponegoro)
Acara berakhir dengan nyanyian bersama dan jabat tangan peserta dengan panitia.







#Unssaf #New5pirit #More Than Competition #UCMC 2016