Skip to main content

Pulang Dari Brawijaya, Mahasiswa Unnes Sabet Gelar The King Of Investor


Beberapa waktu lalu, telah dihelat sebuah kompetisi pasar modal di Universitas Brawijaya, Malangyang bernama Brawijaya Capital Market Contest (BLAST) 2017. Banyak anggota Unnes Stock Exchange Study Forum (Unssaf) Fakultas Ekonomi Unnes yang mengikuti kompetisi ini. Dari tahap seleksi awal yaitu online trading dan pembuatan paper, terpilihlah 24 besar finalis yang diundang ke Univerditas Brawijaya untuk mengikuti tahapan lomba selanjutnya. Dari 24 finalis, Unssaf berhasil meloloskan 4 anggotanya ke babak final. Mereka terdiri dari Anhar Fadli (Direktur Unssaf 2017), Vivi Ayuning Tyas (Staffpro Education Dept 2017), Atik Ul Mussanadah (Staffpro SIM Dept 2017) dan RatnaPurna Sari (Staffpro Investment Dept 2017).
Tahapan lomba yang berdurasi 4 hari, terhitung dari tanggal 1-4 Mei 2017 tersebut mengharuskan keempat wakil Unnes tidak mengikuti perkuliahan. Pada babak final kompetisi Individu ini terdapat beberapa tahapan lomba, seperti tes tertulis, lomba cerdas cermat, dan debat. Selain memperebutkan Juara 1, 2, dan 3, para finalis juga memperebutkan Gelar The King Of Investor. Gelar tersebut diberikan kepada peserta yang mendapat nilai tertinggi saat mengerjakan running questions yang terdiri dari 60 butir soal tentang ekonomi dan pasar modal dan harus dikerjakan selama 60 menit.
Pada saat pengumuman juara, perwakilan dari Unnes atas nama Vivi Ayuning Tyas berhasil meraih Gelar The King Of Investor. Prestasi ini tentunya sangat membanggakan mengingat kompetisi ini merupakan kompetisi tingkat nasional dan mayoritas peserta dari universitas lain merupakan mahasiswa semester atas. Namun, Vivi yang masih semester empat jurusan Akuntansi ini berhasil membuktikan kemampuannya dengan prestasi tersebut.


Comments

Popular posts from this blog

Trading Limit Bukan Margin Trading

Dalam berinvestasi saham, ada istilah yang cukup terkenal yaitu Margin Trading. Secara sederhana Margin Trading dapat diartikan sebagai membeli saham dengan menggunakan dana pinjaman. Misalkan suatu perusahaan efek memberikan fasilitas Margin sebesar 100%, artinya jika nasabah memiliki dana tunai sebesar Rp200 juta, maka nasabah tersebut dapat membeli saham hingga Rp400 juta (Rp200 juta dana tunai nasabah ditambah Rp200 juta dari fasilitas Margin). Fasilitas Margin tersebut relatif populer di kalangan Investor karena dapat meningkatkan daya beli. Namun demikian, sistem Margin Trading ini memiliki resiko yang disebut Margin Call dan Forced Sell. Margin Call adalah pemberitahuan bagi nasabah bahwa terjadi penurunan harga saham sehingga nilai saham yang menjadi jaminan berkurang sementara besarnya fasilitas Margin nilainya tetap. Jika nasabah memperoleh Margin Call, maka nasabah harus menambah (Top Up) dana atau menjual

Mendeteksi Bandarmologi dengan Volume Analisis

Banyak kita jumpai atau sering kita dengar bahwa untuk mendeteksi pergerakan smart money, big fund, atau bandar kita harus menganalisis volume. Hal tersebut benar adanya, namun perlu kita ketahui bahwa selain price ( harga saham ) yang dapat dengan dimanipulasi, volume saham pun dapat di manipulasi. Jika kita hanya melihat suatu angka yang tertera pada summary/ rekap pada data transaksi, maka hal tersebut tetaplah masih dapat dikatakan analisis yang bias. Dalam buku berjudul Value in Time karya Pascall WIllain, disebutkan bahwa pergerakan bandar/ big fund/ smart money dapat terdeteksi APABILA kita dapat memisahkan volume aktif dan volume pasif. Penjelasan mengenai kedua jenis volume tersebut tidak dapat saya tulis di blog ini karena akan memakan waktu  panjang untuk pembahasannya, namun secara garis besar pemahaman tersebut adalah benar.

Desa Wisata Kandri Sadar Investasi

          Desa Kandri terletak di kecamatan Gunung Pati, berada di ujung barat kota Semarang. Jika diakses menggunakan kendaraan pribadi kurang lebih 30-45 menit dari pusat Kota Semarang. Desa Wisata Kandri juga memiliki obyek wisata yang sering dikunjungi oleh beberapa wisatawan lokal, yaitu ada Goa Kreo dan juga Waduk Jatibarang serta berbagai piilihan wisata dengan slogan “Kandri WAE (Wisata Adventure Edukasi)” dimana terdapat berbagai paket wisata jelajah desa, pelatihan pembuatan kuliner olahan khas desa, seni dan budaya.