Skip to main content

Ketentuan dan Petunjuk Online Trading Competiion

  


SALAM INVESTOR!

Yth Peserta UCMC 2017,

Berikut kami sampaikan beberapa hal yang menjadi ketetuan dan segala hal yang berkaitan dengan pelaksanaan Unnes Capital Market Competition (UCMC) 2017 pada babak pertama kompetisi, yaitu Online Trading Competition.

Pelaksanaan Babak Online Trading Competition sendiri dilakukan pada Tgl 16 - 20 Oktober 2017 ditempat peserta masing-masing (tidak perlu datang ke Universitas Negeri Semarang).
Pengumuman peserta lolos 12 besar akan dilaksanakan tanggal 22 Oktober 2016 melalui laman www.unssaf.or.id.


Pembagian username dan password akan dilakukan pada hari Jumat, 13 Oktober 2017  ke masing-masing peserta (nb: peserta harus konfirmasi untuk memastikan username dan password telah diterima).

Berikut link download:

Booklet Online Trading Competition

https://drive.google.com/file/d/0B3xpn7OjNaFUV2s4elVhUU5ZY0U/view?usp=sharing

Video Tutorial Aplikasi Profits

https://youtu.be/urSFSVr7lO8




Selamat Berkompetisi !!!

Comments

Popular posts from this blog

Mendeteksi Bandarmologi dengan Volume Analisis

Banyak kita jumpai atau sering kita dengar bahwa untuk mendeteksi pergerakan smart money, big fund, atau bandar kita harus menganalisis volume. Hal tersebut benar adanya, namun perlu kita ketahui bahwa selain price ( harga saham ) yang dapat dengan dimanipulasi, volume saham pun dapat di manipulasi. Jika kita hanya melihat suatu angka yang tertera pada summary/ rekap pada data transaksi, maka hal tersebut tetaplah masih dapat dikatakan analisis yang bias. Dalam buku berjudul Value in Time karya Pascall WIllain, disebutkan bahwa pergerakan bandar/ big fund/ smart money dapat terdeteksi APABILA kita dapat memisahkan volume aktif dan volume pasif. Penjelasan mengenai kedua jenis volume tersebut tidak dapat saya tulis di blog ini karena akan memakan waktu  panjang untuk pembahasannya, namun secara garis besar pemahaman tersebut adalah benar.

Booklet OTC Terbaru 2020

Download Here

Trading Limit Bukan Margin Trading

Dalam berinvestasi saham, ada istilah yang cukup terkenal yaitu Margin Trading. Secara sederhana Margin Trading dapat diartikan sebagai membeli saham dengan menggunakan dana pinjaman. Misalkan suatu perusahaan efek memberikan fasilitas Margin sebesar 100%, artinya jika nasabah memiliki dana tunai sebesar Rp200 juta, maka nasabah tersebut dapat membeli saham hingga Rp400 juta (Rp200 juta dana tunai nasabah ditambah Rp200 juta dari fasilitas Margin). Fasilitas Margin tersebut relatif populer di kalangan Investor karena dapat meningkatkan daya beli. Namun demikian, sistem Margin Trading ini memiliki resiko yang disebut Margin Call dan Forced Sell. Margin Call adalah pemberitahuan bagi nasabah bahwa terjadi penurunan harga saham sehingga nilai saham yang menjadi jaminan berkurang sementara besarnya fasilitas Margin nilainya tetap. Jika nasabah memperoleh Margin Call, maka nasabah harus menambah (Top Up) dana atau menjual