Skip to main content

Open Recruitment Staff Profesional Unssaf 2019




[OPREC STAFF PRO UNSSAF 2019]

Unnes Stock Exchange Study Forum (UNSSAF) adalah organisasi mahasiswa yg bergerak di bidang investasi di pasar modal. Unssaf bersama Bursa Efek Indonesia dan Phintraco Sekuritas akan terus melahirkan investor baru melalui berbagai sosialisasi dan edukasi kepada mahasiswa serta masyarakat luas.

Hi Sobat Investor! It's your turn to be the next Unssaf 2019!

Ada beberapa departemen yang bisa kamu pilih nih :
-BOD Dept (Board of Director)
-HRD Dept (Human Resource Development)
-Education Dept
-Investment Dept
-Event Dept
-Information System Management Dept
-Public Relation Dept

PERSYARATAN
-Mahasiswa FE Unnes maksimal semester 4.
-Memiliki komitmen tinggi dan tertarik pada dunia investasi serta keorganisasian.
-Wajib mengikuti tahap seleksi sampai akhir.

PROSEDUR
-Mendaftar melalui link http://bit.ly/OprecUnssaf2019
-Mendownload formulir pendaftaran di Disini dan membawanya saat litsus (disertai foto diri ukuran 4x6)
-Mengikuti proses seleksi pada tempat dan waktu yang telah ditentukan

TIMELINE
12-20 Desember 2018 : Pendaftaran melalui link
22 Desember 2018 : Tahap seleksi di Gedung C3 pukul 08.00-15.00 WIB
25 Desember 2018 : Pengumuman hasil seleksi

Masih punya banyak pertanyaan seputar Oprec? Feel free to contact us 08984910132 (Krisna)

Comments

Popular posts from this blog

Mendeteksi Bandarmologi dengan Volume Analisis

Banyak kita jumpai atau sering kita dengar bahwa untuk mendeteksi pergerakan smart money, big fund, atau bandar kita harus menganalisis volume. Hal tersebut benar adanya, namun perlu kita ketahui bahwa selain price ( harga saham ) yang dapat dengan dimanipulasi, volume saham pun dapat di manipulasi. Jika kita hanya melihat suatu angka yang tertera pada summary/ rekap pada data transaksi, maka hal tersebut tetaplah masih dapat dikatakan analisis yang bias. Dalam buku berjudul Value in Time karya Pascall WIllain, disebutkan bahwa pergerakan bandar/ big fund/ smart money dapat terdeteksi APABILA kita dapat memisahkan volume aktif dan volume pasif. Penjelasan mengenai kedua jenis volume tersebut tidak dapat saya tulis di blog ini karena akan memakan waktu  panjang untuk pembahasannya, namun secara garis besar pemahaman tersebut adalah benar.

Trading Limit Bukan Margin Trading

Dalam berinvestasi saham, ada istilah yang cukup terkenal yaitu Margin Trading. Secara sederhana Margin Trading dapat diartikan sebagai membeli saham dengan menggunakan dana pinjaman. Misalkan suatu perusahaan efek memberikan fasilitas Margin sebesar 100%, artinya jika nasabah memiliki dana tunai sebesar Rp200 juta, maka nasabah tersebut dapat membeli saham hingga Rp400 juta (Rp200 juta dana tunai nasabah ditambah Rp200 juta dari fasilitas Margin). Fasilitas Margin tersebut relatif populer di kalangan Investor karena dapat meningkatkan daya beli. Namun demikian, sistem Margin Trading ini memiliki resiko yang disebut Margin Call dan Forced Sell. Margin Call adalah pemberitahuan bagi nasabah bahwa terjadi penurunan harga saham sehingga nilai saham yang menjadi jaminan berkurang sementara besarnya fasilitas Margin nilainya tetap. Jika nasabah memperoleh Margin Call, maka nasabah harus menambah (Top Up) dana atau menjual

Booklet OTC Terbaru 2020

Download Here