Skip to main content

NGOPI (Ngobrol Seputar Investasi) Bersama IDX Semarang



    Ngopi atau biasa disebut dengan Ngobrol Seputar Investasi merupakan program kerja dari departemen edukasi, ngopi ini merupakan program kerja rutin yang di selenggarakan oleh departemen edukasi, ngapain sih ngopi ini? Ngopi ini merupakan wadah bagi para staff untuk berdiskusi mengenai isu isu atau berita berita terkini yang berhubungan dengan pasar modal, dengan tujuan agar mengedukasi staff unssaf dan update terhadap dunia pasar modal terkini . ngopi kali ini masih dalam ngopi batch #1 atau ngopi pertama pada periode kali ini.

    Kegiatan ngopi ini dilaksanakan pada selasa 19 mei 2020, ngopi kali ada perbedaan dari ngopi ngopi sebelunya dikarenakan adanya pandemic covid 19 ini, sangat tidak mungkin ngopi kali ini dilakukan secara langsung jadi ngopi kali ini dilakukan secara online dirumah masing – masing  lewat media Instagram live, dengan moderator Akbar rizky saputra dari staff depatremen edukasi.kegiatan ini dilaksanakan pada pukul 13.00 – 14.00.ngopi kali ini bisa dibilang sepesial karena kspm unssaf bisa mengadakan ngopi bersama idx semarang yang diwakili oleh Akhmad nuryanto (Trainer of PT Bursa Efek Indonesia KP Jateng 1) yang tentunya sudah sangat ahli dan berpengalaman dalam dunia pasar modal.

Terus Ngopi kali ini membahas apa aja sih? Dengan Gejolak ekonomi sedang melanda dunia,karena adanya covid 19. Lalu, seperti apa prospek pasar saham di Indonesia ? oleh karena itu  Ngopi Kali ini akan membahas topik “ Membangun Optimistis Pasar Saham Selama Pandemi“

Pengen tau bagaimana pembahasan ngopi batch #1 kali ini? Kalian bisa langsung ke ig unssaf atau melalui link berikut ini https://www.instagram.com/tv/CAXDYYPl5Af/?igshid=1o9h5napzwxf8

 

Semoga ngopi kali ini bisa bermanfaat yaa,  jangan lupa untuk jaga kesehatan dan tetap dirumah aja

CIAO


Comments

Popular posts from this blog

Mendeteksi Bandarmologi dengan Volume Analisis

Banyak kita jumpai atau sering kita dengar bahwa untuk mendeteksi pergerakan smart money, big fund, atau bandar kita harus menganalisis volume. Hal tersebut benar adanya, namun perlu kita ketahui bahwa selain price ( harga saham ) yang dapat dengan dimanipulasi, volume saham pun dapat di manipulasi. Jika kita hanya melihat suatu angka yang tertera pada summary/ rekap pada data transaksi, maka hal tersebut tetaplah masih dapat dikatakan analisis yang bias. Dalam buku berjudul Value in Time karya Pascall WIllain, disebutkan bahwa pergerakan bandar/ big fund/ smart money dapat terdeteksi APABILA kita dapat memisahkan volume aktif dan volume pasif. Penjelasan mengenai kedua jenis volume tersebut tidak dapat saya tulis di blog ini karena akan memakan waktu  panjang untuk pembahasannya, namun secara garis besar pemahaman tersebut adalah benar.

Trading Limit Bukan Margin Trading

Dalam berinvestasi saham, ada istilah yang cukup terkenal yaitu Margin Trading. Secara sederhana Margin Trading dapat diartikan sebagai membeli saham dengan menggunakan dana pinjaman. Misalkan suatu perusahaan efek memberikan fasilitas Margin sebesar 100%, artinya jika nasabah memiliki dana tunai sebesar Rp200 juta, maka nasabah tersebut dapat membeli saham hingga Rp400 juta (Rp200 juta dana tunai nasabah ditambah Rp200 juta dari fasilitas Margin). Fasilitas Margin tersebut relatif populer di kalangan Investor karena dapat meningkatkan daya beli. Namun demikian, sistem Margin Trading ini memiliki resiko yang disebut Margin Call dan Forced Sell. Margin Call adalah pemberitahuan bagi nasabah bahwa terjadi penurunan harga saham sehingga nilai saham yang menjadi jaminan berkurang sementara besarnya fasilitas Margin nilainya tetap. Jika nasabah memperoleh Margin Call, maka nasabah harus menambah (Top Up) dana atau menjual

Booklet OTC Terbaru 2020

Download Here