Skip to main content

IHSG LABIL, SAHAM TEKNOLOGI POTENSI CUAN!


    Indeks sektoral IDX Technology memberikan daya tarik yang cukup besar. Sejak awal tahun 2021, Indeks IDX Technology mengalami peningkatan tajam. Emiten teknologi mengalami kinerja yang memukau ditengah pandemi Covid-19. Bahkan ketika sektor lain dan IHSG mengalami keterpurukan, IDX Technology tetap eksis dengan nilai presentase yang melecit. Per 18 Juni 2021 telah terjadi kenaikan sebanyak 973% sejak awal tahun 2021.

Sumber : Index Fact Sheet IDX Sektor Teknologi Januari 2021

Pandemi Covid-19 mengharuskan kita untuk terus bertahan dengan segala keterbatasan yang harus dilakukan. Beberapa kebijakan seperti WFH (work from home) dan PJJ (pembelajaran jarak jauh) mengharuskan kita untuk siap dalam mengaplikasikan teknologi demi menunjang pekerjaan dan capaian. Dengan teknologi yang terus berkembang, banyak masyarkat yang memanfaatkannya untuk mempermudah aktifitas yang tidak bisa dilakukan. Hal ini menopang pendapatan emiten IDX Technology.

Seperti yang kita ketahui, pada era digitalisasi teknologi terus berkembang. Selalu ada inovasi terbaru untuk dapat memudahkan kita dalam melakukan berbagai hal. Hal ini menuntut masyarakat untuk terus mengikuti perkembangan teknologi agar tidak tertinggal oleh peradaban.

Banyak sentimen positif yang mendorong peningkatan IDX Technology. Banyaknya perusahaan unicorn teknologi yang melantai di Bursa seperti BukaLapak, Tiket.com, dan GoTo. Merger antara Gojek dan Tokopedia juga turut menjadi stimulus. Selain itu, saham yang fokus usahanya diluar sektor teknologi tetapi masih berkaitan dengan sektor teknologi juga mengalami kenaikan. Banyak investor raksasa Indonesia yang turut ambil bagian pada meroketnya saham teknologi. Luar biasa!

Bursa Amerika ditunjang oleh saham pada sektor teknologi. Bursa saham Amerika Serikat melambung ke level tertinggi, ditopang oleh sektor teknologi di tengah antisipasi bahwa akan ada lebih banyak pengeluaran fiskal untuk mendorong kembali pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan pendapatan perusahaan. Hal ini memungkinkan bahwa saham sektor teknologi dapat menunjang Bursa Indonesia.  Banyak start up yang bergerak pada sektor teknologi mengindikasikan bahwa teknologi Indonesia berkembang dengan pesat. Tidak menutup kemungkinan akan banyak perusahaan unicorn pada sektor teknologi yang akan melantai di Bursa Indonesia.

Beberapa emiten teknologi telah memiliki peningkatan pesat dan sungguh menggiurkan para investor. Hal ini memberikan peluang bagi emiten teknologi lain untuk memiliki kesempatan melonjak tinggi. Melihat faktor peluang, sentimen positif, dan minat investor dapat menjadikan  kesempatan bagi emiten teknologi.

Kita sebagai investor atau trader harus pandai dalam menganalisa dan meramalkan apa yang akan terjadi kepada suatu emiten. Harga yang meningkat tidak menjanjikan bahwa kinerja emiten juga ikut meningkat. Memahami perusahaan dari segi fundamental dan teknikal sangat penting untuk meraup hasil yang diinginkan. Investor yang hanya menginginkan keuntungn tanpa berbekal ilmu tidak akan selamanya memperoleh hasil yang diinginkan.

Sumber : Tradingview.com emiten DMMX 

Sumber : Tradingview.com emiten MCAS

Gambar diatas adalah beberapa emiten teknologi yang telah naik berkali-kali lipat. Meskipun terlihat bahwa harga saham tersebut telah naik tinggi tapi kita harus tetap waspada karna sewaktu-waktu harga bisa turun kembali. Sebaiknya kita terus memantau dan menganalisa perkembangan pasar sebelum kita berinvestasi. Lihat prospek kedepannya dan data history emiten untuk meyakinkan kita bahwa emiten tersebut layak dan akan terus berkembang. Kita juga harus dapat menentukan waktu yang tepat untuk masuk dan keluar.


Comments

Popular posts from this blog

Mendeteksi Bandarmologi dengan Volume Analisis

Banyak kita jumpai atau sering kita dengar bahwa untuk mendeteksi pergerakan smart money, big fund, atau bandar kita harus menganalisis volume. Hal tersebut benar adanya, namun perlu kita ketahui bahwa selain price ( harga saham ) yang dapat dengan dimanipulasi, volume saham pun dapat di manipulasi. Jika kita hanya melihat suatu angka yang tertera pada summary/ rekap pada data transaksi, maka hal tersebut tetaplah masih dapat dikatakan analisis yang bias. Dalam buku berjudul Value in Time karya Pascall WIllain, disebutkan bahwa pergerakan bandar/ big fund/ smart money dapat terdeteksi APABILA kita dapat memisahkan volume aktif dan volume pasif. Penjelasan mengenai kedua jenis volume tersebut tidak dapat saya tulis di blog ini karena akan memakan waktu  panjang untuk pembahasannya, namun secara garis besar pemahaman tersebut adalah benar.

Trading Limit Bukan Margin Trading

Dalam berinvestasi saham, ada istilah yang cukup terkenal yaitu Margin Trading. Secara sederhana Margin Trading dapat diartikan sebagai membeli saham dengan menggunakan dana pinjaman. Misalkan suatu perusahaan efek memberikan fasilitas Margin sebesar 100%, artinya jika nasabah memiliki dana tunai sebesar Rp200 juta, maka nasabah tersebut dapat membeli saham hingga Rp400 juta (Rp200 juta dana tunai nasabah ditambah Rp200 juta dari fasilitas Margin). Fasilitas Margin tersebut relatif populer di kalangan Investor karena dapat meningkatkan daya beli. Namun demikian, sistem Margin Trading ini memiliki resiko yang disebut Margin Call dan Forced Sell. Margin Call adalah pemberitahuan bagi nasabah bahwa terjadi penurunan harga saham sehingga nilai saham yang menjadi jaminan berkurang sementara besarnya fasilitas Margin nilainya tetap. Jika nasabah memperoleh Margin Call, maka nasabah harus menambah (Top Up) dana atau menjual

Pengumuman Staffpro Unssaf 2021

     Selamat kami ucapkan kepada peserta yang telah diterima menjadi Staffpro Unssaf 2021 dan juga selamat bergabung dengan keluarga besar Unssaf 2021. Terima kasih kepada seluruh peserta Open Recruitment (Oprec) Staffpro Unssaf 2021 atas partisipasinya yang luar biasa untuk mengikuti kegiatan ini. Apapun hasilnya, pasti itu adalah yang terbaik dan kalian akan tetap menjadi bagian dari keluarga besar Unssaf. Bagi yang belum berkesempatan manjadi bagian dari Staffpro Unssaf 2021, jangan pernah berkecil hati, karena wahana untuk belajar Pasar Modal sangat luas dan Unssaf sangat terbuka bagi siapapun yang ingin belajar materi tentang Pasar Modal.  Terima kasih dan tetap semangat!   DAFTAR STAFF PROFESSIONAL UNSSAF 2021 No Nama Jurusan 1. Ahmad Faishal Firmansyah Manajemen 2020 2. Akbar Rizky Saputra Manajemen 2019 3. Akhdan Surya Saputra Akuntansi 2020