Skip to main content

Meraih Juara Video Konservasi

Pada pada tanggal 15 September 2020 Fakultas Ekonomi mengadakan lomba “Konsevasi” yan diikuti oleh mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang. Dinda Novianti merupakan salah satu peserta dalam lomba “Konsevasi”, Ia juga merupakan staff SIM Unssaf 2020.

Pelaksanaan lomba tersebut dimulai pada tanggal 15 September 2020 – 15 Oktober 2020, lalu dilanjutkan pada 19 Oktober 2020 pengunuman kejuaraan. Dinda mengikuti lomba “Konservasi” pada kategori pembuatan short video konservasi, dengan membuat menggunakan video animasi dengan durasi maksimal 3 menit.

Dinda berhasil meraih juara 3 pada kategori video konservasi. Dalam perlombaan ini harus pintar dalam mencari peluang, pilih lomba yang sesuai dengan passion, membuat karya lomba yang unik dan anti-mainstream yang kira-kira memiliki konsep berbeda dengan yang lain, jangn terlalu berharap untuk mendapatkan juara nothing to lose, buat karyamu sesuai dengan kemampuanmu, dan jangan lupa untuk berdoa dan meninta do’a restu keluarga terutama ibu, karena do’a ibu sepanjang jalan. Tutur Dinda dalam tipsnya.

Dinda juga berpesan “untuk anak Unssaf tetap semangat terus, manfaatin peluang dan waktu sebaik mungkin, ngeluh gapapa tapi jangan terus-terusan, jangan gampang nyerah, coba hal-hal baru mumpung masih muda, jangan pernah merasa kalau ga mampu karena percayalah masih banyak oran yang lebih susah dari pada kamu, setiap orang pasti bisa melampaui batasannya masing-masing, percaya diri jangan suka insecure dan selalu bersyukur dalam kondisi apapun.”

Jadi apapun hasilnya itu adalah yang terbaik, tetap semangat!.

 

Comments

Popular posts from this blog

Trading Limit Bukan Margin Trading

Dalam berinvestasi saham, ada istilah yang cukup terkenal yaitu Margin Trading. Secara sederhana Margin Trading dapat diartikan sebagai membeli saham dengan menggunakan dana pinjaman. Misalkan suatu perusahaan efek memberikan fasilitas Margin sebesar 100%, artinya jika nasabah memiliki dana tunai sebesar Rp200 juta, maka nasabah tersebut dapat membeli saham hingga Rp400 juta (Rp200 juta dana tunai nasabah ditambah Rp200 juta dari fasilitas Margin). Fasilitas Margin tersebut relatif populer di kalangan Investor karena dapat meningkatkan daya beli. Namun demikian, sistem Margin Trading ini memiliki resiko yang disebut Margin Call dan Forced Sell. Margin Call adalah pemberitahuan bagi nasabah bahwa terjadi penurunan harga saham sehingga nilai saham yang menjadi jaminan berkurang sementara besarnya fasilitas Margin nilainya tetap. Jika nasabah memperoleh Margin Call, maka nasabah harus menambah (Top Up) dana atau menjual

Mendeteksi Bandarmologi dengan Volume Analisis

Banyak kita jumpai atau sering kita dengar bahwa untuk mendeteksi pergerakan smart money, big fund, atau bandar kita harus menganalisis volume. Hal tersebut benar adanya, namun perlu kita ketahui bahwa selain price ( harga saham ) yang dapat dengan dimanipulasi, volume saham pun dapat di manipulasi. Jika kita hanya melihat suatu angka yang tertera pada summary/ rekap pada data transaksi, maka hal tersebut tetaplah masih dapat dikatakan analisis yang bias. Dalam buku berjudul Value in Time karya Pascall WIllain, disebutkan bahwa pergerakan bandar/ big fund/ smart money dapat terdeteksi APABILA kita dapat memisahkan volume aktif dan volume pasif. Penjelasan mengenai kedua jenis volume tersebut tidak dapat saya tulis di blog ini karena akan memakan waktu  panjang untuk pembahasannya, namun secara garis besar pemahaman tersebut adalah benar.

Desa Wisata Kandri Sadar Investasi

          Desa Kandri terletak di kecamatan Gunung Pati, berada di ujung barat kota Semarang. Jika diakses menggunakan kendaraan pribadi kurang lebih 30-45 menit dari pusat Kota Semarang. Desa Wisata Kandri juga memiliki obyek wisata yang sering dikunjungi oleh beberapa wisatawan lokal, yaitu ada Goa Kreo dan juga Waduk Jatibarang serta berbagai piilihan wisata dengan slogan “Kandri WAE (Wisata Adventure Edukasi)” dimana terdapat berbagai paket wisata jelajah desa, pelatihan pembuatan kuliner olahan khas desa, seni dan budaya.