Skip to main content

Melalui Road to Faculty, Unssaf Perkenalkan Pasar Modal ke Mahasiswa Unnes

Salam investor muda!
Hai guys, bulan Mei kemarin Unssaf ngadain URTF loh…
Ada yang tau apa itu URTF?
Yaap, URTF itu Unssaf Road to Faculty. Kegiatan ini masuk dalam program kerja PR (Public Relation). Sesuai dengan nama nya, di kegiatan URTF ini, punggawa Unssaf yang di gawangi staf professional PR jalan-jalan ke fakutas yang ada di UNNES loh. Misi utama nya adalah mengenalkan dan membumikan Unssaf di lingkungan Unnes dan mengenalkan dasar dasar investasi pasar modal. Selain itu kami juga ngajak temen temen disana untuk ikutan daftra jadi member Unssaf. Acara nya seru loh, disana kita bisa ketemu temen-temen baru, berbagi pengalaman, dan yang pasti tambah ilmu tentang investasi dan pasar modal tentunya.
Awalnya kami punggawa PR menghubungi pihak yang berwenang (ketua BEM) di setiap fakultas, setelah ngepoin kegitan mereka dalam waktu dekat dan menyampaikan keinginan kami untuk berkunjung kesana dengan senang hati mereka bisa menerima kedatangan kita. URTF yang pertama dilakukan di FIS, terus lanjut ke FT, Fmipa, FE, FIK dan terakhir di FH. Tapi kita belum sampai ke FBS dan FIP karena temen-temen FBS dan FIP juga lagi banyak kegiatan. Dengan berat hati mereka belum bisa memberi waktu untuk UNSSAF. Yah, walaupun di belum bisa berkujung ke FBS dan FIP, tapi gakpapa lah yaaa. Semoga di lain waktu kita bisa di pertemukan di waktu yang tepat dan cara yang indah. Hehe…

Kegiatan URTF ini bisa di bilang cukup berhasil loh guys, terbukti dari pendaftar open recruitment member Unssaf kemarin di ikuti hampir dari semua fakultas yang ada di Unnes. Dan senengnya lagi setelah melalui beberapa pertimbangan terbentuklah member unssaf yang pertama ini yang berasal dari berbagai fakultas di Unnes. Nah terbukti kan, bahwa pasar modal dan investasi itu bukan cuma milik anak FE aja loh. Kita semua punya kesempatan untuk tau tentang pasar modal dan menjadi investor muda.



Semangat kakak, be excellent ! J J J
Unssaf…. Polpoke…
#SpiritofYoungInvestor

(Ola/PR)

Comments

Popular posts from this blog

Trading Limit Bukan Margin Trading

Dalam berinvestasi saham, ada istilah yang cukup terkenal yaitu Margin Trading. Secara sederhana Margin Trading dapat diartikan sebagai membeli saham dengan menggunakan dana pinjaman. Misalkan suatu perusahaan efek memberikan fasilitas Margin sebesar 100%, artinya jika nasabah memiliki dana tunai sebesar Rp200 juta, maka nasabah tersebut dapat membeli saham hingga Rp400 juta (Rp200 juta dana tunai nasabah ditambah Rp200 juta dari fasilitas Margin). Fasilitas Margin tersebut relatif populer di kalangan Investor karena dapat meningkatkan daya beli. Namun demikian, sistem Margin Trading ini memiliki resiko yang disebut Margin Call dan Forced Sell. Margin Call adalah pemberitahuan bagi nasabah bahwa terjadi penurunan harga saham sehingga nilai saham yang menjadi jaminan berkurang sementara besarnya fasilitas Margin nilainya tetap. Jika nasabah memperoleh Margin Call, maka nasabah harus menambah (Top Up) dana atau menjual

Selamat Bergabung Unssaf 2020!

Terimakasih kami ucapkan kepada seluruh peserta  Open Recruitment  (Oprec) Staff Professional Unssaf 2020 atas partisipasi yang begitu luar biasa untuk mengikuti kegiatan tersebut. Apapun hasilnya kalian tetap menjadi keluarga besar dari Unssaf. Bagi yang belum berkesempatan menjadi Staff Professional Unssaf tahun 2020, jangan berkecil hati, karena wahana untuk belajar Pasar Modal sangat luas dan Unssaf sangat terbuka bagi siapapun yang ingin belajar materi tentang Pasar Modal. Tak lupa kami ucapkan selamat kepada peserta yang telah lolos seleksi! Berikut adalah daftar Staff Professioinal UNSSAF 2020 : No Nama  Jurusan  1 M. Rizaludin Hasan Manajemen 2018 2 Abdul Chotib Nasih Manajemen 2018 3 Adi Sora Maskus Ginting  Manajemen 2019 4 Akbar Rizky Saputra  Manajemen 2019 5 Almarshanda Dienta Endriyanti  Manajemen IUP 2019 6 Amelia Inka Lita Akuntansi 2018 7 Ananda D

Mendeteksi Bandarmologi dengan Volume Analisis

Banyak kita jumpai atau sering kita dengar bahwa untuk mendeteksi pergerakan smart money, big fund, atau bandar kita harus menganalisis volume. Hal tersebut benar adanya, namun perlu kita ketahui bahwa selain price ( harga saham ) yang dapat dengan dimanipulasi, volume saham pun dapat di manipulasi. Jika kita hanya melihat suatu angka yang tertera pada summary/ rekap pada data transaksi, maka hal tersebut tetaplah masih dapat dikatakan analisis yang bias. Dalam buku berjudul Value in Time karya Pascall WIllain, disebutkan bahwa pergerakan bandar/ big fund/ smart money dapat terdeteksi APABILA kita dapat memisahkan volume aktif dan volume pasif. Penjelasan mengenai kedua jenis volume tersebut tidak dapat saya tulis di blog ini karena akan memakan waktu  panjang untuk pembahasannya, namun secara garis besar pemahaman tersebut adalah benar.