Skip to main content

Pengambilan Kartu AKSes KSEI


Hy Investor muda..
Masih ingat progam Yuk Nabung Saham yang kemarin? Buat kalian yang ikut progam Yuk Nabung Saham bisa mengambil Kartu Akses kalian. Apa sih Kartu Akses itu? Kartu Akses adalah kartu yang diberikan oleh KSEI atau Kustodian Sentral Efek Indonesia kepada anda melalui perusahaan pialang. Kartu akses ini   berisi informasi yang diperlukan untuk mengakses website KSEI dan juga ada nomor identitas investor (Investor ID).
Untuk pengambilan Kartu Akses dapat diambil di Galeri Investasi C6 Lt.2 FE UNNES dan pengambilan Kartu Akses sesuai dengan huruf pertama nama Mahasiswa.
Adapun jadwal pembagiannya sebagai berikut:
A-E : Rabu, 2 Maret 2016
F-J  : Kamis, 3 Maret 2016
K-O  : Jum'at, 4 Maret 2016
P-T  : Senin, 7 Maret 2016
U-Z  :Selasa, 8 Maret 2016 

Atas kerja samanya kami sampaikan terima kasih.
Salam Polpolke!

Untuk mengetahui lebih lanjut apa Kartu Akses itu silakan teman-teman bisa baca pada link berikut ini:
http://belajarinvestasi.com/artikel-saham/kartu-akses.html
https://akses.ksei.co.id/info/faq



Comments

Popular posts from this blog

Mendeteksi Bandarmologi dengan Volume Analisis

Banyak kita jumpai atau sering kita dengar bahwa untuk mendeteksi pergerakan smart money, big fund, atau bandar kita harus menganalisis volume. Hal tersebut benar adanya, namun perlu kita ketahui bahwa selain price ( harga saham ) yang dapat dengan dimanipulasi, volume saham pun dapat di manipulasi. Jika kita hanya melihat suatu angka yang tertera pada summary/ rekap pada data transaksi, maka hal tersebut tetaplah masih dapat dikatakan analisis yang bias. Dalam buku berjudul Value in Time karya Pascall WIllain, disebutkan bahwa pergerakan bandar/ big fund/ smart money dapat terdeteksi APABILA kita dapat memisahkan volume aktif dan volume pasif. Penjelasan mengenai kedua jenis volume tersebut tidak dapat saya tulis di blog ini karena akan memakan waktu  panjang untuk pembahasannya, namun secara garis besar pemahaman tersebut adalah benar.

Trading Limit Bukan Margin Trading

Dalam berinvestasi saham, ada istilah yang cukup terkenal yaitu Margin Trading. Secara sederhana Margin Trading dapat diartikan sebagai membeli saham dengan menggunakan dana pinjaman. Misalkan suatu perusahaan efek memberikan fasilitas Margin sebesar 100%, artinya jika nasabah memiliki dana tunai sebesar Rp200 juta, maka nasabah tersebut dapat membeli saham hingga Rp400 juta (Rp200 juta dana tunai nasabah ditambah Rp200 juta dari fasilitas Margin). Fasilitas Margin tersebut relatif populer di kalangan Investor karena dapat meningkatkan daya beli. Namun demikian, sistem Margin Trading ini memiliki resiko yang disebut Margin Call dan Forced Sell. Margin Call adalah pemberitahuan bagi nasabah bahwa terjadi penurunan harga saham sehingga nilai saham yang menjadi jaminan berkurang sementara besarnya fasilitas Margin nilainya tetap. Jika nasabah memperoleh Margin Call, maka nasabah harus menambah (Top Up) dana atau menjual

Booklet OTC Terbaru 2020

Download Here