Skip to main content

UNSSAF: Gelar Seminar Nasional Karir Pasar Modal


      Unnes Stock Exchange Study Forum atau akrab disebut Unssaf baru-baru ini mengadakan Seminar Nasional Karir Pasar Modal yang bertema “EXPOSURE: Expose Your Future Let’s Talk about Your Career in the Capital Market Industry” (Minggu, 29/05/2016). Acara ini dibuka oleh Wakil Dekan II bidang Akademik Fakultas Ekonomi dan merupakan serangkaian acara dari Dies Natalies FE 10 yang diselenggarakan di Gedung C7 Fakultas Ilmu Sosial yang diikuti sekitar 250 peserta dan perwakilan dari Kelompok Studi Pasar Modal se-Semarang. Unssaf adalah sebuah kelompok studi yang fokus mengkaji perkembangan dan isu yang berhubungan dengan dunia pasar modal. Unssaf merupakan salah satu Badan Semi Otonom yang berada di lingkup Fakultas Ekonomi Unnes.
      Seminar kali ini menghadirkan pembicara-pembicara berskala nasional diantaranya adalah Legowo Kusumo Negoro Presiden Direktur PT Manulife Aset Manajemen Indonesia, Susy Meilina, MM Inv, MappFin Inv Chairperson of Indonesia Securities Company  Association (APEI) yang saat ini juga menjabat sebagai CEO PT MNC Securities, Yulianto Aji Sadono perwakilan dari The Indonesia Capital Market Institute (TICMI), dan alumni Unssaf yang saat ini terjun di dunia pasar modal yaitu Bernanto Pardosi yang bekerja sebagai Equity Sales di Phintraco Securities, Adilah Permananingrum (OE Staff Daewoo Securities), dan M. Junaedi Juanda (Founder Kunci Investasi).
        Ada tiga sesi dalam acara ini yaitu sesi pertama yaitu talkshow alumni Unssaf yang dimoderatori oleh Laksmita Diani Putri (Board of Commision Unssaf tahun 2016) yang membahas mengenai asal mula dunia pasar modal dan sharing perjalanan karir. Kemudian sesi kedua yaitu talkshow oleh Susy Meilina, MM Inv, MappFin Inv Chairperson of Indonesia Securities Company  Association (APEI) dan Yulianto Aji Sadono perwakilan dari The Indonesia Capital Market Institute (TICMI) yang dimoderatori oleh Rendy Irwan (Investor Saham Pemula Ambassador) yang mengupas mengenai jenjang karir di pasar modal khususnya yang berada di lingkup perusahaan efek dan alur atau proses sertifikasi yang menunjang karir di pasar modal. Sesi  terakhir yaitu seminar nasional yang diisi oleh Legowo Kusumo Negoro Presiden Direktur PT Manulife Aset Manajemen Indonesia dan dimoderatori oleh Tubagus Fahmi (Education Manager Unssaf 2016) yang membahas mengenai profesi manager investasi.
       Selain talkshow dan seminar, acara ini juga dimeriahkan oleh penampilan dari Gita Ekonomia Choir, persembahan tari tradisional Gambang Semarang dan Open Mic oleh Staff Profesional Unssaf. Acara ini dapat berlangsung dengan sukses karena dukungan dari berbagai pihak diantaranya adalah dukungan dari IDX Regional Semarang, PT Phintraco Securities, dan PT Manulife Asset Management Indonesia. Diharapkan setelah adanya kegiatan ini para peserta menjadi lebih tau akan prospek dan peluang karir di pasar modal. 





Comments

Anonymous said…
menarik sekali,, terimakasih atas informasinya.. sangat bermanfaat dan menambah wawasan tentunya.. thanks for sharing . nice post

ST3 telkom

Popular posts from this blog

Trading Limit Bukan Margin Trading

Dalam berinvestasi saham, ada istilah yang cukup terkenal yaitu Margin Trading. Secara sederhana Margin Trading dapat diartikan sebagai membeli saham dengan menggunakan dana pinjaman. Misalkan suatu perusahaan efek memberikan fasilitas Margin sebesar 100%, artinya jika nasabah memiliki dana tunai sebesar Rp200 juta, maka nasabah tersebut dapat membeli saham hingga Rp400 juta (Rp200 juta dana tunai nasabah ditambah Rp200 juta dari fasilitas Margin). Fasilitas Margin tersebut relatif populer di kalangan Investor karena dapat meningkatkan daya beli. Namun demikian, sistem Margin Trading ini memiliki resiko yang disebut Margin Call dan Forced Sell. Margin Call adalah pemberitahuan bagi nasabah bahwa terjadi penurunan harga saham sehingga nilai saham yang menjadi jaminan berkurang sementara besarnya fasilitas Margin nilainya tetap. Jika nasabah memperoleh Margin Call, maka nasabah harus menambah (Top Up) dana atau menjual

Selamat Bergabung Unssaf 2020!

Terimakasih kami ucapkan kepada seluruh peserta  Open Recruitment  (Oprec) Staff Professional Unssaf 2020 atas partisipasi yang begitu luar biasa untuk mengikuti kegiatan tersebut. Apapun hasilnya kalian tetap menjadi keluarga besar dari Unssaf. Bagi yang belum berkesempatan menjadi Staff Professional Unssaf tahun 2020, jangan berkecil hati, karena wahana untuk belajar Pasar Modal sangat luas dan Unssaf sangat terbuka bagi siapapun yang ingin belajar materi tentang Pasar Modal. Tak lupa kami ucapkan selamat kepada peserta yang telah lolos seleksi! Berikut adalah daftar Staff Professioinal UNSSAF 2020 : No Nama  Jurusan  1 M. Rizaludin Hasan Manajemen 2018 2 Abdul Chotib Nasih Manajemen 2018 3 Adi Sora Maskus Ginting  Manajemen 2019 4 Akbar Rizky Saputra  Manajemen 2019 5 Almarshanda Dienta Endriyanti  Manajemen IUP 2019 6 Amelia Inka Lita Akuntansi 2018 7 Ananda D

Mendeteksi Bandarmologi dengan Volume Analisis

Banyak kita jumpai atau sering kita dengar bahwa untuk mendeteksi pergerakan smart money, big fund, atau bandar kita harus menganalisis volume. Hal tersebut benar adanya, namun perlu kita ketahui bahwa selain price ( harga saham ) yang dapat dengan dimanipulasi, volume saham pun dapat di manipulasi. Jika kita hanya melihat suatu angka yang tertera pada summary/ rekap pada data transaksi, maka hal tersebut tetaplah masih dapat dikatakan analisis yang bias. Dalam buku berjudul Value in Time karya Pascall WIllain, disebutkan bahwa pergerakan bandar/ big fund/ smart money dapat terdeteksi APABILA kita dapat memisahkan volume aktif dan volume pasif. Penjelasan mengenai kedua jenis volume tersebut tidak dapat saya tulis di blog ini karena akan memakan waktu  panjang untuk pembahasannya, namun secara garis besar pemahaman tersebut adalah benar.