Skip to main content

UNSSAF Berpartipasi Dalam OPPO Stock in Your Hand


Pada bulan Februari lalu CNBC TV Indonesia bersama OPPO mengadakan event Online Simulation Trading Competition yang bernamakan "OPPO Stocks in Your Hand" diselenggarakan di Bursa Efek Indonesia Jakarta.

Peserta beranggotakan lima orang dalam satu tim. Acara tersebut terbagi dalam dua tahapan. Yang pertama, registrasi dengan menyertakan artikel bertemakan "Dampak tahun politik terhadap pasar modal" untuk menyeleksi tim dan masuk ke tahap selanjutnya yaitu acara inti di Bursa Efek Indonesia.

Perlombaan diselenggarakan selama lima hari pada 18 Februari 2019 sampai 22 Februari 2019. Sistem perlombaan dengan cara
"Online Trading Simulasi" dan pemEnang ditentukan dari NAV (Net Asset Value) atau Cash Balance diakhir periode perlombaan.

Tim dari KSPM UNSSAF yang beranggotakan Ratna Purnasari, Bagus Prakoso, Tirta Wahyono, Abiyyu Farhan dan Ananda Deka menduduki posisi ke empat dari 30 tim yang berhasil lolos tahap kedua. Juara I, II dan III diraih oleh perwakilan Universitas Gajah Mada (UGM).

Comments

Popular posts from this blog

Trading Limit Bukan Margin Trading

Dalam berinvestasi saham, ada istilah yang cukup terkenal yaitu Margin Trading. Secara sederhana Margin Trading dapat diartikan sebagai membeli saham dengan menggunakan dana pinjaman. Misalkan suatu perusahaan efek memberikan fasilitas Margin sebesar 100%, artinya jika nasabah memiliki dana tunai sebesar Rp200 juta, maka nasabah tersebut dapat membeli saham hingga Rp400 juta (Rp200 juta dana tunai nasabah ditambah Rp200 juta dari fasilitas Margin). Fasilitas Margin tersebut relatif populer di kalangan Investor karena dapat meningkatkan daya beli. Namun demikian, sistem Margin Trading ini memiliki resiko yang disebut Margin Call dan Forced Sell. Margin Call adalah pemberitahuan bagi nasabah bahwa terjadi penurunan harga saham sehingga nilai saham yang menjadi jaminan berkurang sementara besarnya fasilitas Margin nilainya tetap. Jika nasabah memperoleh Margin Call, maka nasabah harus menambah (Top Up) dana atau menjual

Mendeteksi Bandarmologi dengan Volume Analisis

Banyak kita jumpai atau sering kita dengar bahwa untuk mendeteksi pergerakan smart money, big fund, atau bandar kita harus menganalisis volume. Hal tersebut benar adanya, namun perlu kita ketahui bahwa selain price ( harga saham ) yang dapat dengan dimanipulasi, volume saham pun dapat di manipulasi. Jika kita hanya melihat suatu angka yang tertera pada summary/ rekap pada data transaksi, maka hal tersebut tetaplah masih dapat dikatakan analisis yang bias. Dalam buku berjudul Value in Time karya Pascall WIllain, disebutkan bahwa pergerakan bandar/ big fund/ smart money dapat terdeteksi APABILA kita dapat memisahkan volume aktif dan volume pasif. Penjelasan mengenai kedua jenis volume tersebut tidak dapat saya tulis di blog ini karena akan memakan waktu  panjang untuk pembahasannya, namun secara garis besar pemahaman tersebut adalah benar.

Desa Wisata Kandri Sadar Investasi

          Desa Kandri terletak di kecamatan Gunung Pati, berada di ujung barat kota Semarang. Jika diakses menggunakan kendaraan pribadi kurang lebih 30-45 menit dari pusat Kota Semarang. Desa Wisata Kandri juga memiliki obyek wisata yang sering dikunjungi oleh beberapa wisatawan lokal, yaitu ada Goa Kreo dan juga Waduk Jatibarang serta berbagai piilihan wisata dengan slogan “Kandri WAE (Wisata Adventure Edukasi)” dimana terdapat berbagai paket wisata jelajah desa, pelatihan pembuatan kuliner olahan khas desa, seni dan budaya.