Skip to main content

Keseruan Makrab Unssaf Great

“Awal kita berbeda, Akhir kita bersama”

Bandungan, 14 – 15 Maret 2020 - UNSSAF mengadakan Malam Keakraban atau yang biasa di sebut Makrab. Makrab kali ini mengusung tema “Awal kita berbeda, Akhir kita bersama”. Acara ini diadakan di Villa Miniatur Taman Surga yang bertempat didaerah nan dingin dan sejuk yang popular disebut dengan Bandungan hehehe. Acara ini diikuti oleh seluruh staff pro beserta para BOC UNSSAF tanpa terkecuali. Tidak hanya di meriahkan oleh staff pro dan BOC saja, para alumni UNSSAF juga ikut meramaikan acara ini. Acara berlangsung selama 2 hari 1 malam dengan penuh suka cita.

            Serangkaian acara pada hari pertama berlangsung seru sekali hingga sakit perut yang disebabkan oleh berbagai tawa terus menerus. Mulai dari games, pensi per departemen, pembacaan pesan-pesan, kemudian malam puncak ditutup dengan api unggun dan bakar bakaran. Bukan bakar rumah apalagi bakar hutan ya karena itu bikin ribut, tapi bakar sosis dan bakso. Pada hari kedua acara tidak kalah serunya, karena disini kita bermain games secara beregu. Terdapat sekitar 5 games yang dapat melatih otak serta meningkatkan solidaritas kita satu sama lain. Games berakhir dengan berenang bersama sambil bermain bola. Acara dihari kedua ini bikin perasaan campur aduk. Kenapa? Karena, pertama senang menikmati waktu bersama teman teman sambil bermain games yang seru dan yang kedua sedih karena ini adalah hari terkahir dan esoknya harus menjalani aktivitas sebagai selayaknya mahasiswa lagi.

            Makrab kali ini bertujuan untuk mendekatkan dan menjalin tali persaudaraan staff satu sama lain. Selain itu makrab kali juga untuk merefreshing otak dari kesibukan perkuliahan. So, buat teman teman tetap jaga silaturahmi satu sama lain ya, manfaatin social media buat kabar-kabaran sama orang-orang terdekat. Tetap jaga kesehatan dan jangan keluyuran untuk melakukan hal yang gak penting. Work from Home and Stay save! #BersamaCegahCovid19


Comments

Popular posts from this blog

Trading Limit Bukan Margin Trading

Dalam berinvestasi saham, ada istilah yang cukup terkenal yaitu Margin Trading. Secara sederhana Margin Trading dapat diartikan sebagai membeli saham dengan menggunakan dana pinjaman. Misalkan suatu perusahaan efek memberikan fasilitas Margin sebesar 100%, artinya jika nasabah memiliki dana tunai sebesar Rp200 juta, maka nasabah tersebut dapat membeli saham hingga Rp400 juta (Rp200 juta dana tunai nasabah ditambah Rp200 juta dari fasilitas Margin). Fasilitas Margin tersebut relatif populer di kalangan Investor karena dapat meningkatkan daya beli. Namun demikian, sistem Margin Trading ini memiliki resiko yang disebut Margin Call dan Forced Sell. Margin Call adalah pemberitahuan bagi nasabah bahwa terjadi penurunan harga saham sehingga nilai saham yang menjadi jaminan berkurang sementara besarnya fasilitas Margin nilainya tetap. Jika nasabah memperoleh Margin Call, maka nasabah harus menambah (Top Up) dana atau menjual

Mendeteksi Bandarmologi dengan Volume Analisis

Banyak kita jumpai atau sering kita dengar bahwa untuk mendeteksi pergerakan smart money, big fund, atau bandar kita harus menganalisis volume. Hal tersebut benar adanya, namun perlu kita ketahui bahwa selain price ( harga saham ) yang dapat dengan dimanipulasi, volume saham pun dapat di manipulasi. Jika kita hanya melihat suatu angka yang tertera pada summary/ rekap pada data transaksi, maka hal tersebut tetaplah masih dapat dikatakan analisis yang bias. Dalam buku berjudul Value in Time karya Pascall WIllain, disebutkan bahwa pergerakan bandar/ big fund/ smart money dapat terdeteksi APABILA kita dapat memisahkan volume aktif dan volume pasif. Penjelasan mengenai kedua jenis volume tersebut tidak dapat saya tulis di blog ini karena akan memakan waktu  panjang untuk pembahasannya, namun secara garis besar pemahaman tersebut adalah benar.

Desa Wisata Kandri Sadar Investasi

          Desa Kandri terletak di kecamatan Gunung Pati, berada di ujung barat kota Semarang. Jika diakses menggunakan kendaraan pribadi kurang lebih 30-45 menit dari pusat Kota Semarang. Desa Wisata Kandri juga memiliki obyek wisata yang sering dikunjungi oleh beberapa wisatawan lokal, yaitu ada Goa Kreo dan juga Waduk Jatibarang serta berbagai piilihan wisata dengan slogan “Kandri WAE (Wisata Adventure Edukasi)” dimana terdapat berbagai paket wisata jelajah desa, pelatihan pembuatan kuliner olahan khas desa, seni dan budaya.