Skip to main content

Ya Kali Ga KUY (YXGKUY)

            Semarang, YXGKUY adalah salah satu program kerja departemen HRD yang diagenakan setiap bulannya, satu atau dua bulan sekali. Kegiatan ini dilakukan bermaksud untuk menjain hubungan yang lebih dekat lagi dan bersenang-senang bersama antara staff  dan magang UNSSAF dari semua departemen., selain itu yxgkuy memiliki tujuan agar seluruh staff dan magang UNSSAF agar terhibur dari lelahnya rutinitas perkuliahan setiap harinya.

            Ditahun ini karena perkuliahan diubah secara online, kegiatan yxgkuy baru diaksanakan sebanyak tiga kali, yaitu bulan April, Mei dan November. Selain itu setelah bulan Mei, dengan adanya kegiatan UCMC, semua staff dan magang melakukan persiapan untuk UCMC sehingga yxgkuy diundur menjadi bulan November.

Serangkaian acara pada kegiatan yxgkuy salah satunya adalah olahraga bersama antara staff dan magang UNSSAF seperti badminton, dan permainan-permainan kelompok lainnya yang mengandalkan kerjasama tim. Karena perkuliahan online yang dikarenakan pandemi seperti ini, kegiatan yxgkuy dilaksanakan secara daring menggunakan media online. Kegiatan online dapat berupa tebak gambar atau sambung gambar dan beberapa permainan online lainnya.

 

Contoh karya hasil kegiatan YXGKUY:





 

 


           

Comments

Popular posts from this blog

Mendeteksi Bandarmologi dengan Volume Analisis

Banyak kita jumpai atau sering kita dengar bahwa untuk mendeteksi pergerakan smart money, big fund, atau bandar kita harus menganalisis volume. Hal tersebut benar adanya, namun perlu kita ketahui bahwa selain price ( harga saham ) yang dapat dengan dimanipulasi, volume saham pun dapat di manipulasi. Jika kita hanya melihat suatu angka yang tertera pada summary/ rekap pada data transaksi, maka hal tersebut tetaplah masih dapat dikatakan analisis yang bias. Dalam buku berjudul Value in Time karya Pascall WIllain, disebutkan bahwa pergerakan bandar/ big fund/ smart money dapat terdeteksi APABILA kita dapat memisahkan volume aktif dan volume pasif. Penjelasan mengenai kedua jenis volume tersebut tidak dapat saya tulis di blog ini karena akan memakan waktu  panjang untuk pembahasannya, namun secara garis besar pemahaman tersebut adalah benar.

Trading Limit Bukan Margin Trading

Dalam berinvestasi saham, ada istilah yang cukup terkenal yaitu Margin Trading. Secara sederhana Margin Trading dapat diartikan sebagai membeli saham dengan menggunakan dana pinjaman. Misalkan suatu perusahaan efek memberikan fasilitas Margin sebesar 100%, artinya jika nasabah memiliki dana tunai sebesar Rp200 juta, maka nasabah tersebut dapat membeli saham hingga Rp400 juta (Rp200 juta dana tunai nasabah ditambah Rp200 juta dari fasilitas Margin). Fasilitas Margin tersebut relatif populer di kalangan Investor karena dapat meningkatkan daya beli. Namun demikian, sistem Margin Trading ini memiliki resiko yang disebut Margin Call dan Forced Sell. Margin Call adalah pemberitahuan bagi nasabah bahwa terjadi penurunan harga saham sehingga nilai saham yang menjadi jaminan berkurang sementara besarnya fasilitas Margin nilainya tetap. Jika nasabah memperoleh Margin Call, maka nasabah harus menambah (Top Up) dana atau menjual

Booklet OTC Terbaru 2020

Download Here