Indonesia semakin dekat dengan pengimplementasian jaringan telekomunikasi 5G. Pemerintah sudah mengumumkan pemenang dari pengelolaan pita frekuensi 2,3 Ghz. Tiga operator telekomunikasi dinyatakan telah memenuhi syarat untuk penggunaan pita frekuensi radio 2,3 Ghz pada rentan 2360 - 2390 MHz untuk keperluan penyelengaraan jaringan begerak alias jaringan 5G di Indonesia.

Pelaksana Tugas Kepala Biro Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika, Ferdinandus Setu menyatakan, berdasarkan hasil Tim Seleksi, ketiga operator tersebut adalah PT Smartfren Telecom Tbk (FREN), PT Telekomunikasi Selular (TLKM), dan PT Hutchison 3 Indonesia (Tri). Sementara itu, PT XL Axiata Tbk (EXCL) tidak lolos evaluasi administrasi dan PT Indosat Tbk (ISAT) memang tidak menyerahkan dokumen permohonannya.

Terkait dengan sentimen positif ini, data perdagangan BEI mencatat saham TLKM ditutup di sesi I, Selasa ini (15/12), naik 3,31% di posisi Rp 3.430/saham, dengan nilai transaksi Rp 1,06 triliun dan volume perdagangan 310,90 juta saham. Saham FREN justru minus 1,32% di level Rp 75/saham dengan nilai transaksi Rp 97,95 miliar dan volume perdagangan 1,31 miliar saham, sementara Tri Indonesia belum tercatat di Bursa Efek Indonesia.

No comments: