Thursday, 14 August 2014

Gerakan Nasional Non-Tunai, Upaya Menghadapi MEA 2015




Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Chairul Tanjung menghadiri acara “Gerakan Nasional non-tunai” yg digagas oleh Bank Indonesia di Mangga Dua Mall, Kamis (14/8/2014). Dalam kesempatan tersebut Menko Perekonomian menandatangani MoU beserta Gubernur Bank Indonesia, Wakil Menteri Keuangan, Gubernur Sulawesi Selatan, dan Wakil Gubernur DKI Jakarta.
 
Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan HUT ke-69 Republik Indonesia, acara ini diselenggarakan di Mangga dua Mall jakarta yang merepresentasikan sebagai pusat transaksi keuangan. Dalam sambutannya Menko Perekonomian menegaskan bahwa Gerakan ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, pemerintah, dan pelaku bisnis dalam menggunakan sarana pembayaran non-tunai
"Gerakan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran kita, pemerintah, pelaku bisnis, dan masyarakat dalam menggunakan sarana pembayaran non-tunai yang tentunya lebih mudah,aman, dan efisien". ujarnya
 
Menko Perekonomian pun memaparkan dibandingkan negara ASEAN lainnya, penggunaan transaksi pembayaran berbasis elektronik yang dilakukan masyarakat Indonesia relatif masih rendah, sementara dengan kondisi geografis dan jumlah pouplasi yang cukup besar, masih terdapat potensi yang cukup besar untuk perluasan akses layanan sistem pembayaran di Indonesia.
 
"Penggunaan transaksi pembayaran berbasis elektronik kita masih rendah dibandingkan dengan negara ASEAN lainnya"tegasnya
 
Di Akhir kesempatan Menko Perekonomian pun menegaskan dengan adanya gerakan ini, negara Indonesia akan terpacu menjadi negara yang semakin efisien dan produktif dalam pasar, yang pada ujungnya akan memperkuat kita dalam menghadapi MEA 2015.
 
"Pemerintah akan mendukung penuh gerakan ini, karena volume transaksi tunai akan mengecil setiap harinya sehingga negara kita akan menjadi negara yang efektif dan produktif di dalam pasar, hal ini dilakukan untuk menghadapi MEA 2015"tegasnya singkat


0 komentar: