Skip to main content

Pengumuman 14 Besar UCMC 2018




Selamat malam, Sobat Investor!


Kami segenap panitia UCMC 2018 mengucapkan selamat kepada 14 Tim yang lolos ke babak final UCMC 2018.
Kami juga mengucapkan terimakasih kepada 130 tim yang telah berpartisipasi mensukseskan UCMC 2018 ini. Jangan patah semangat! Karena kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda dan buktikan di UCMC berikutnya!
Terus berkarya untuk memajukan pasar modal Indonesia ya, Kak! :)


Tim yang lolos 14 besar UCMC 2018 berikut : 
1.            SMME – Universitas Atmajaya
2.            The Avengers – Universitas Diponegoro
3.            Al Fathan – Universitas Mercubuana
4.            Investor Klaten – Universitas Atmajaya
5.            Al Fursan - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
6.            Asmaul Husna – Universitas Wakhid Hasyim
7.            Ava Direction – Universitas Negeri Semarang
8.            Binus Analyzer - Bina Nusantara University
9.            Sam Cak – Universitas Brawijaya
10.          Tumou Tou - Universitas Sam Ratulangi
11.          Kazzah – Telkom University
12.          Timlo – Universitas Diponegoro
13.          Futuristic – STIE Kesatuan Bogor
14.          Green Sell – Universitas Riau



Rekap Online Trading Competition UCMC 2018


Note:
  • Segala hal yang berkaitan dengan kebutuhan dan ketentuan di babak selanjutnya akan dikirim melalui email peserta.
  • Keputusan panitia adalah mutlak dan tidak dapat di ganggu gugat.
Kami tunggu kedatangannya di Unnes ya,

Terimakasih :)
UCMC 2018, More Than Competition!

#KSPMUnssaf #Unssaf #KSPMUnnes #UNNES #Feunnes #FEBrilian #gugushumasfe #ekonomibrilian #Unssaf2018 #unssaf7uara #7uarageneration #unssafmendunia #unssafpolpolke #younginvestor #UCMC2018
.................................................

FB: Kspm Unssaf
Twitter: @kspm_unssaf
IG: @kspm.unssaf
Web: www.unssaf.or.id
Line: @muu4066o (OA Kspm Unssaf)
CP : Galih Candra Pratikto (085802282212)
Dewi Arina Rusda ( 087764611123)

Comments

Popular posts from this blog

Trading Limit Bukan Margin Trading

Dalam berinvestasi saham, ada istilah yang cukup terkenal yaitu Margin Trading. Secara sederhana Margin Trading dapat diartikan sebagai membeli saham dengan menggunakan dana pinjaman. Misalkan suatu perusahaan efek memberikan fasilitas Margin sebesar 100%, artinya jika nasabah memiliki dana tunai sebesar Rp200 juta, maka nasabah tersebut dapat membeli saham hingga Rp400 juta (Rp200 juta dana tunai nasabah ditambah Rp200 juta dari fasilitas Margin). Fasilitas Margin tersebut relatif populer di kalangan Investor karena dapat meningkatkan daya beli. Namun demikian, sistem Margin Trading ini memiliki resiko yang disebut Margin Call dan Forced Sell. Margin Call adalah pemberitahuan bagi nasabah bahwa terjadi penurunan harga saham sehingga nilai saham yang menjadi jaminan berkurang sementara besarnya fasilitas Margin nilainya tetap. Jika nasabah memperoleh Margin Call, maka nasabah harus menambah (Top Up) dana atau menjual

Selamat Bergabung Unssaf 2020!

Terimakasih kami ucapkan kepada seluruh peserta  Open Recruitment  (Oprec) Staff Professional Unssaf 2020 atas partisipasi yang begitu luar biasa untuk mengikuti kegiatan tersebut. Apapun hasilnya kalian tetap menjadi keluarga besar dari Unssaf. Bagi yang belum berkesempatan menjadi Staff Professional Unssaf tahun 2020, jangan berkecil hati, karena wahana untuk belajar Pasar Modal sangat luas dan Unssaf sangat terbuka bagi siapapun yang ingin belajar materi tentang Pasar Modal. Tak lupa kami ucapkan selamat kepada peserta yang telah lolos seleksi! Berikut adalah daftar Staff Professioinal UNSSAF 2020 : No Nama  Jurusan  1 M. Rizaludin Hasan Manajemen 2018 2 Abdul Chotib Nasih Manajemen 2018 3 Adi Sora Maskus Ginting  Manajemen 2019 4 Akbar Rizky Saputra  Manajemen 2019 5 Almarshanda Dienta Endriyanti  Manajemen IUP 2019 6 Amelia Inka Lita Akuntansi 2018 7 Ananda D

Mendeteksi Bandarmologi dengan Volume Analisis

Banyak kita jumpai atau sering kita dengar bahwa untuk mendeteksi pergerakan smart money, big fund, atau bandar kita harus menganalisis volume. Hal tersebut benar adanya, namun perlu kita ketahui bahwa selain price ( harga saham ) yang dapat dengan dimanipulasi, volume saham pun dapat di manipulasi. Jika kita hanya melihat suatu angka yang tertera pada summary/ rekap pada data transaksi, maka hal tersebut tetaplah masih dapat dikatakan analisis yang bias. Dalam buku berjudul Value in Time karya Pascall WIllain, disebutkan bahwa pergerakan bandar/ big fund/ smart money dapat terdeteksi APABILA kita dapat memisahkan volume aktif dan volume pasif. Penjelasan mengenai kedua jenis volume tersebut tidak dapat saya tulis di blog ini karena akan memakan waktu  panjang untuk pembahasannya, namun secara garis besar pemahaman tersebut adalah benar.